Bagi banyak orang, momen liburan besar ini juga dimanfaatkan sebagai waktu refreshing, menjauh sejenak dari kehidupan kota besar. Tetapi, karena merupakan momen lebaran ini besar dan seringkali sekaligus momen liburan panjang, terkadang selepas lebaran justru kita dihadapkan dengan kondisi keuangan yang tidak stabil.
Apalagi karena ada euforia βah, cuma setahun sekaliβ atau kita mendapatkan 'bonus' THR sebesar satu kali gaji!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Persiapkan transportasi dan biayanya dari jauh hari
|
|
2. Siapkan pos-pos pengeluaran sesuai kondisi keuangan Anda
|
|
Pengeluaran yang perlu Anda pertimbangkan pada saat hari raya ini antara lain:
- Zakat (jika Anda beragama lain, Anda bisa mencicil untuk membayar pajak-pajak Anda, misalkan pajak kendaraan bermotor dan PBB
- THR (dan mungkin ongkos mudik) untuk asisten rumah tangga Anda
- Uang 'THR' untuk anak dan keponakan-keponakan
- Biaya transportasi (dan akomodasi) untuk mudik
- Biaya konsumsi saat mudik, karena biasanya akan banyak makan di restoran setelah mulai sedikit bosan makan ketupat
- Biaya rekreasi, termasuk membeli oleh-oleh
3. Disiplin Pada Anggaran Anda
|
|
Kurangi pembelian oleh-oleh, tempat tujuan wisata, atau pilih untuk makan di rumah kerabat atau keluarga untuk membantu mengurangi pengeluaran Anda.
4. Sebisa mungkin tidak menghabiskan THR
|
|
Demikian tips berlibur di hari raya. Semoga bisa membantu dan tidak membuat Anda βkrisis moneterβ sepulang berlibur!
Halaman 2 dari 5










































