"Ada beberapa. Saya minta berakhir," ucap Dahlan kepada wartawan di Kementerian BUMN Jakarta, Jumat (26/7/2013).
Dahlan pun memerintahkan para deputi di Kementerian BUMN untuk mengecek adanaya fasilitas mobil dinas untuk istri direksi BUMN di 143 perusahaan pelat merah. Ia menegaskan tidak boleh lagi ada fasilitas mobil dinas untuk istri direksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta berakhir. Pokoknya setelah ini masih ada, akan diberitahu deputi. Kalau nggak, tidak ada ampun berhenti," kata Dahlan.
Ia mengaku adanya dampak positif pasca pemberitaan tentang pemecatan direksi Perum Jasa Tirta karena istrinya diberi fasilitas mobil dari kantor.
"Saya akui ternyata berita istri membawa pengaruh sangat baik. Informasi masuk ke saya. Mengenai istri BUMN yang dapat fasilitas tapi tidak semua," terangnya.
(feb/dru)










































