Daging murah ini disubsidi Rp 25.000/kg, dan dijual di berbagai pasar murah yang dilaksanakan oleh Artha Graha Indomilk Peduli di 600 titik seluruh Indonesia.
Pada hari ini, Artha Graha Peduli bersama Komando Resor Militer (Korem) Bogor melakukan kegiatan pasar murah sembako dan daging di Markas Korem 061/Surya Kencana (Korem Badak Putih), Bogor. Kegiatan tersebut tergabung dalam Bazaar Murah Korem Bogor dibuka oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Danrem 061/SYK Kol. Inf. Arif Rahman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu ada beberapa titik Pasar Sembako Murah dan Daging seperti di kawasan Cipadu Jaya-Tangerang, Pekayon-Pasar Rebo, Lubang Buaya, Cakung, Tanah Abang Rusun, sekitar kawasan SCBD Sudirman. Bahkan hari Minggu kemarin pun dilakukan penjualan sembako murah di kampung Bandan dan kawasan pembuangan sampah Bantar Gebang serta banyak titik penjualan di lokasi lainnya.
"Saya lahir dan dibesarkan di Bumi Pertiwi Indonesia, mencari nafkah dan berkarya di Bumi Pertiwi Indonesia bersama dengan mitra-mitra Artha Graha di seluruh Indonesia. Sudah sepantasnya pada saat saya melihat Bumi Pertiwi sedang dihadapkan pada beberapa kondisi yang perlu bersama-sama diatasi, maka otomatis saya beserta jajaran Artha Graha, diminta atau tanpa diminta Pemerintah, wajib untuk turut membantu. Ini adalah salah satu cara membayar kembali kepada Bumi Pertiwi Indonesia yang telah melahirkan dan membesarkan saya. Spirit ini saya tanam dan tekankan pula pada seluruh jajaran Artha Graha Network," tutur Tomy dalam siaran pers, Senin (29/7/2013).
Lewat kegiatan pasar murah, Artha Graha menargetkan bisa jual 600 ribu paket sembako murah di seluruh Indonesia.
"Hal ini sejalan dengan salah satu misi kami untuk turut berperan dalam Ketahanan Pangan khususnya melalui Daging Halal, Sehat dan Murah serta Paket Sembako Murah," tutur Tomy Winata.
"Kami bukan pedagang daging, yang kami tujukan adalah bagaimana menstimulasi pasar agar harga daging dapat lebih terjangkau masyarakat namun tidak merugikan peternak lokal serta pedagang, oleh karenanya hari ini kami turunkan lagi menjadi Rp 65 ribu," imbuh Tomy.
(dnl/hen)










































