Dana SUP Tahap II Diharapkan Bisa Cair Tahun 2005

Dana SUP Tahap II Diharapkan Bisa Cair Tahun 2005

- detikFinance
Kamis, 28 Okt 2004 14:08 WIB
Jakarta - Dana Surat Utang Pemerintah (SUP) tahap kedua sebesar Rp 6,3 triliun diharapkan bisa mulai cair pada Agustus 2005. Sejauh ini, dari dana SUP tahap pertama sebesar Rp 3,1 triliun masih ada sekitar Rp 2,25 triliun yang belum disalurkan.Hal ini disampaikan Dirut Penanaman Modal Madani (PNM) BS Kusmuljono dalam jumpa pers tentang Pencanangan Tahun Mikro Kredit Internasional Tahun 2005 di Gedung Depkeu, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis, (28/10/2004).Kusmuljono mengatakan, pihaknya berharap bisa menyalurkan sisa dana SUP tahap pertama sebesar Rp 2,25 triliun yang belum tersalurkan tersebut. Sampai saat ini dari jatah SUP tahap pertama milik PNM sudah 100 persen disalurkan. "Tapi tentu saja ini semua tergantung dari Menkeu," kata Kusmuljono.Sementara mengenai pencanangan Tahun Mikro Kredit Internasional (TMKI), Ketua Komnas Pencanangan TMKI 2005 Dipo Alam mengatakan, program ini akan masuk dalam program 100 hari pemerintahan SBY. Rencananya TMKI ini akan diresmikan oleh Sekjen PBB Koffe Adnan. Sementara Dirut Rudjito menjelaskan, berdasarkan statistik Depkop dan BPS jumlah pengusaha mikro, kecil dan menengah mencapai 41 juta orang, di mana 99 persenya adalah pengusaha mikro dan kecil.Namun diakui, jumlah pengusaha UMKM yang belum tersentuh oleh statistik ini masih sangat banyak. Sedangkan pengusaha yang sudah tersentuh pembiayaan dari sektor perbankan baru mencapai 15 persen. Sementara sisanya sari non bank, diantaranya LSM, koperasi dan simpan pinjam.Rudjito juga menjelaskan, sejak BI independen dan tidak mengenal KLBI, maka bank-bank harus mengupayakan sumber pendanaan sendiri, yakni dari dana masyarakat, Berdasarkan catatan BI, untuk tahun 2004, dari target ekspansi kredit dari dana masyarakat sebesar Rp 38 triliun sampi Juli 2004 telah terealisasi Rp 25 triliun.Sementara dari catatan BI, untuk kredit yang telah disalurkan bank kepada pengusaha mikro sampai Agustus 2004 sudah mencapai Rp 119,5 trilin atau 20 persen dari total kredit yang disalurkan perbankan sebesar Rp 510,6 triliun. (mi/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads