Jakarta -
PT Kereta Api Indonesia (KAI) sejak 1 Juli 2013 telah menerapkan sistem e-ticketing untuk layanan KRL Commuter Line Jabodetabek. Penumpang KRL pun harus menggunakan tiket elektronik seperti layanan kereta di luar negeri seperti di Singapura, Jepang dan lain-lain.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyebut masyarakat Indonesia nantinya akan terbiasa menggunakan layanan kereta dan transportasi publik lainnya saat berada di luar negeri.
"Penumpang KRL sudah terbiasa menggunakan e-ticket jadi kalau keluar negeri nggak kaget," ucap Dahlan saat berbincang dengan
detikFinance di Pacific Place Jakarta seperti dikutip Senin (12/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait strategi mencegah hilangnya kartu single trip KRL dalam jumlah besar, Dahlan menyerahkan sepenuhnya penanganan tersebut ke KAI. Termasuk soal kebijakan penambahan uang jaminan hingga Rp 5.000 untuk setiap kartu single trip.
"Terserah manajemen yang penting dievaluasi," tambahnya.
(hen/hen)