Ini 5 'Jurus' Gita Wirjawan Meredam Lonjakan Harga Daging

Ini 5 'Jurus' Gita Wirjawan Meredam Lonjakan Harga Daging

- detikFinance
Rabu, 14 Agu 2013 08:31 WIB
Ini 5 Jurus Gita Wirjawan Meredam Lonjakan Harga Daging
Jakarta -

1. Izin impor 25.000 sapi siap potong

Gita mengatakan hingga akhir bulan Agustus 2013 pemerintah telah mengeluarkan izin impor untuk mendatangkan 25 ribu ekor sapi siap potong. Hingga akhir pekan ini, sebanyak 9.000 ekor sapi tersebut akan datang ke Indonesia.

"Izin yang sudah kita keluarkan hampir mencapai 25.000 ekor ini akan berdatangan secara berkala dan sampai akhir minggu ini sudah akan datang 9.000 ekor sapi dari 25.000 ekor sapi siap potong," kata Gita selepas acara Halal Bihalal Kementerian Perdagangan di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan M Ridwan Rais, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2013).

"Titik akhirnya ini sekitar akhir bulan Agustus. Di mana sapi ke 25.000 ini akan tiba," sambungnya.

2. Sebanyak 10.000 sapi bakalan siap dipotong

Ada sebanyak 10.000 ekor sapi bakalan yang siap dipotong yang mana telah dilakukan penggemukan dalam 4 bulan terakhir. Gita meyakini, jumlah sapi-sapi tersebut akan membantu menstabilkan harga.

"Itu (25 ribu sapi siap potong) di luar 109.000 ekor sapi bakalan yang telah digemukkan dalam 3-4 bulan terkahir. Di mana dari 109.000 ekor tersebut kurang lebih 99.000 ekor sudah dipotong. Kalau kita bisa potong sisanya kurang lebih 10.000 ekor plus 25.000 ekor yang kita datangkan. Insya Allah akan membantu stabilisasi harga, itu jangka pendeknya," katanya.

3. Mempercepat importasi sapi

Pemerintah akan mempercepat importasi sapi triwulan IV menjadi triwulan III. Sebanyak 46.000 ekor sapi yang direncanakan akan diimpor pada triwulan IV, akan dilakukan pada triwulan III.

"Kita akan duduk di bawah supervisi Pak Menko (Perekonomian, Hatta Rajasa) untuk memutuskan akselerasi 46.000 ekor dari kuartal empat ke triwulan III. Dan yang kedua untuk penyikapan kuartal empatnya. Ini harus disikapi," papar Gita.

4. Bulog masih punya peranan besar

Gita masih meyakini Bulog bisa berkontribusi dalam menstabilkan harga daging sapi di pasaran. Dengan izin impor yang telah diberikan sebanyak 3.000 ton daging beku, Bulog dapat melakukan operasi pasar untuk meredam harga.

"Kita memberikan izin ke mereka (Bulog) sebanyak 3.000 ton, tapi sampai saat ini yang baru datang hanya 900 ton. Padahal kita sudah ngasih izin lebih dari 1 bulan yang lalu. Tapi kita berharap Bulog lebih proaktif untuk bisa mendatangkan lebih banyak lagi dari 900 ton," jelasnya.

5. Mendorong RPH segera beroperasi.

Gita akan mendorong Rumah Pemotongan Hewan (RPH) agar segera beroperasi. Karena menurut Gita, masih tingginya harga daging sapi salah satunya disebabkan karena RPH yang masih libur pasca lebaran.

"Kalau mereka (Bulog) bisa membantu kita dan kita bisa menghimbau RPH-RPH itu untuk mengakselerasi pemotongan sapi siap potong dan bakalan. Insya Allah stabilitas harga akan tercapai dalam 1-2 minggu," papar Gita.
Halaman 2 dari 6
(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads