Jual Daging Murah, Bos Bulog Gandeng Menteri UKM dan Tukang Bakso

Jual Daging Murah, Bos Bulog Gandeng Menteri UKM dan Tukang Bakso

Wiji Nurhayat - detikFinance
Rabu, 14 Agu 2013 14:15 WIB
Jual Daging Murah, Bos Bulog Gandeng Menteri UKM dan Tukang Bakso
Jakarta - Perum Bulog terus melakukan operasi pasar daging murah walaupun Lebaran telah usai. Daging Bulog dijual dengan harga Rp 64.000-74.000/kg. Untuk mempermudah penyerapan dan penjualan daging sapi beku, Bulog menggandeng Menteri UKM dan Koperasi Syarif Hasan dan para tukang bakso.

"Kita sudah bekerjasama dengan Pak Syarif Hasan dan teman-teman BUMN lain juga tukang bakso untuk menjual daging. Sudah 4 ton laku dijual dengan cara itu," kata Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso kepada detikFinance, Rabu (14/8/2013).

Saat ini Bulog baru bisa mendatangkan 1.134 ton daging sapi beku asal Australia. Dari jumlah itu, baru 302 ton daging sapi beku Bulog yang tersalurkan melalui operasi pasar. Sedangkan sisanya sebesar 831 ton masih di dalam lemari penyimpanan (cold storage) dengan berbagai alasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan sisa alokasi kuota impor daging sapi beku sebanyak 1.865 ton, Bulog akan datangkan secara bertahap hingga akhir tahun 2013. Selain itu, Bulog juga tetap menjual daging bekunya kepada para pedagang daging sapi walaupun banyak kendala.

"Yang paling efektif kita imbau pedagang pasar menjual 2 macam daging yaitu daging beku kita dan daging segar. Seperti pasar Jatinegara ada harga daging murah dengan kualitas yang baik dan ada yang menjual daging segar. Jangan cara ini dihambat," imbuhnya.

Ia pun menegaskan agar masyarakat tidak ragu membeli dan mengkonsumsi daging sapi beku Bulog. Daging Bulog dijamin halal dan steril bahkan tahan hingga 2 tahun.

"Kalau daging disimpan di tempat yang baik, daging ini bisa tahan 2 tahun. Prosesnya dilakukan secara steril dan aman sehingga halal untuk dikonsumsi," jelas Sutarto.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads