Bank Dunia: SBY Harus Prioritaskan Masalah Investasi
Jumat, 29 Okt 2004 16:46 WIB
Jakarta -
Peningkatan iklim investasi harus menjadi salah satu prioritas utama pemerintahan baru di bawah kepemimpinan SBY, karena investasi Indonesia masih sangat lemah dan menjadi alasan utama kenapa pertumbuhan di Indonesia selalu lebih rendah dari yang diinginkan."Untuk jangka menengah, pertumbuhan akan sangat tergantung dari investasi," kata ekonom dari Bank Dunia Yoichiro Ishihara dalam jumpa pers di kantor Bank Dunia, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta, Jumat, (29/10/2004).Ishihara menjelaskan, pertumbuhan di Indonesia sekarang ini masih didorong konsumsi swasta dan pemerintah. Padahal, percepatan pertumbuhan memerlukan peralihan sumber-sumber yang lain untuk pertumbuhan, yakni dari konsumsi kepada investasi dan ekspor.Bank Dunia mencatat saat ini pertumbuhan yang lebih besar diperlukan karena setidaknya saat ini jumlah pengangguran di Indonesia meningkat dari 9,1 persen pada tahun 2002 menjadi 9,5 persen pada tahun 2003.Sementara investasi di sektor swasta harus terus digalakkan karena dari tahun ke tahun terus menunjukkan penurunan. Antara tahun 1996-2003, rasio investasi terhadap GDP turundari 29,6 persen menjadi 19,7 persen atau terendah selama 30 tahun terakhir.Sementara untuk investasi swasta selama tahun 1996-2002 turun dari 20,5 persen menjadi 13 persen. Karena itulah, kata Ishihara, pemerintahan baru memfokuskan agenda jangka pendek dan menengahnya untuk peningkatan iklim investasi.Sementara itu, penulis World Development Report 2005 Warrick Smith menyebutkan, setidaknya ada empat tantangan sulit yang harus dihadapi pemerintahan di dunia untuk memperbaiki iklim usaha. Pertama, menghambat korupsi dan segala ebntuk retribusi ekonomi biaya tinggi lainnya.Kedua, membangun kredibilitas kebijakan-kebijakan pemerintah. Ketiga, memelihara dukungan publik untuk perbaikan kebijakan. Keempat, meyakinkan bahwa kebijakan-kebijakan yang diambil disesuaikan dengan kondisi-kondisi lokal.
(mi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































