Sepanjang H-7 hingga H+6 lebaran jumlah pendapatan yang diperoleh oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencapai Rp 215,3 miliar. Angka pendapatan ini meningkat 18% dari periode yang sama tahun lalu.
"Total penumpang yang diangkut pada periode tersebut mencapai 2.967.970 penumpang. Jumlah ini naik 3,5% dari periode yang sama tahun lalu. Untuk kereta jarak jauh/menengah naik 13%, untuk kereta komuter/lokal non KRL turun 6%," tutur Direktur Utama KAI Ignasius Jonan kepada detikFinance, Jumat (16/8/2013).
Jumlah pendapatan dan penumpang tersebut, ujar Jonan, tidak termasuk angkutan KRL Jabodetabek. "Kenaikan animo masyarakat ini didorong oleh perbaikan keselamatan dan keamanan, baik di stasiun maupun selama di perjalanan," kata Jonan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penambahan semua kereta jarak jauh dan menegah semuanya pakai AC. Commuter (KRL) juga pake AC semua. Pokoknya semua kereta untuk manusia pakai AC," ujar Jonan.
(dnl/hen)










































