Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Agu 2013 15:09 WIB

Chatib Basri: Dulu Hemat Pangkal Kaya, Sekarang Belanja Pangkal Kaya

- detikFinance
Foto: Chatib Basri (dok.detikFinance)
Jakarta - Bukan zamannya lagi pemerintah meminta masyarakatnya hemat. Saat ini pemerintah meminta masyarakat Indonesia untuk bergiat belanja dan menggunakan uangnya. Kenapa?

Menteri Keuangan sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Chatib Basri meminta masyarakat Indonesia giat belanja untuk mendorong ekonomi Indonesia lebih maju.

"Pemerintah melakukan berbagai cara agar membuat orang bisa tetap belanja," kata Chatib saat halalbihalal di kantor pusat BKPM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (19/8/2013).

Chatib menjelaskan, dengan membuat orang terus bisa berbelanja, maka ekonomi suatu negara tetap aman. "Salah satu alasan Indonesia lolos dari krisis ekonomi saat ini adalah orang-orang masih bisa belanja," ujar Chatib.

Jadi saat ini, kata Chatib, bukan lagi hemat pangkal kaya tetapi belanja pangkal kaya. "Kalau dulu orang bilang hemat pangkal kaya sekarang itu belanja pangkal kaya, karena akan mendorong ekonomi, jadi biar ekonomi tetap tumbuh banyak-banyak belanja barang," ucap Chatib.

Chatib tidak menampik pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan tergantung terhadap konsumsi masyarakat Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi kita itu 55% berasal dari konsumsi, bayangkan saja kalau konsumsi hanya naik 0,5% saja, itu dampaknya besar bagi pertumbuhan ekonomi," ujar Chatib.

(rrd/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com