Dirut Perum Bulog Sutarto Alimoeso mengaku dari 1.184 ton dari 3.000 ton daging sapi yang sudah didatangkan hampir habis.
"Daging beku kita hampir habis yang 1.184 ton itu. Saat ini kita sedang melakukan kontrak berikutnya untuk mendatangkan alokasi sisanya (1.816 ton)," ungkap Sutarto kepada detikFinance, Rabu (28/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita lepas harga daging itu di harga Rp 76.000-80.000/kg kepada masyarakat. Ini target yang ingin kita capai. Kita distribusikan ke kelurahan, dan melalui para pedagang daging di pasar. Itu terus kami lakukan," imbuhnya.
Saat ini, Bulog sedang melakukan kontrak kerjasama dengan pihak eksportir daging di Australia untuk mendatangkan alokasi sisa sebesar 1.816 ton.
"Tetapi kita kan saat ini posisi waktunya relatif panjang dan tidak diburu-buru seperti Ramadan kemarin. Kita dengan tim terus melakukan kontrak dengan eksportir daging sapi Australia. Kedatangan selanjutnya berapa? Tentu kita hitung dari besaran serapan. Kalau serapannya kencang ya kita juga banyak mendatangkannya. Tetapi kita akan lakukan kedatangan secara bertahap," jelasnya.
(wij/dru)











































