Ukuran Tempe Menciut Gara-gara Dolar Sempat Tembus Rp 11.000

Ukuran Tempe Menciut Gara-gara Dolar Sempat Tembus Rp 11.000

Wiji Nurhayat - detikFinance
Jumat, 30 Agu 2013 10:35 WIB
Ukuran Tempe Menciut Gara-gara Dolar Sempat Tembus Rp 11.000
Jakarta - Para pedagang tempe di Pasar Sungai Bambu Jakarta Utara kompak mengurangi ukuran produk yang mereka jual. Penyebabnya karena melonjaknya harga kedelai impor yang dipicu nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

"Harga kedelai terus naik kemarin harganya Rp 9.300/kg. Para pedagang di pasar ini kompak ngecilin panjang tempe 10 cm," ungkap pedagang tempe bernama Tulus saat ditemui detikFinance di Pasar Sungai Bambu, Jumat (30/8/2013).

Sementara itu untuk harga jual, para pedagang tempe mengaku tidak berani menaikkan harga. Alasannya dengan harga saat ini dan pengurangan ukuran, dia khawatir adanya penurunan omzet karena permintaan melorot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tempe yang saya jual ada 3 ukuran. Ukuran pertama ini harganya Rp 4.000, ukuran kedua Rp 5.000 dan ukuran papan besar ini Rp 7.000. Tidak berani saya menaikkan harga karena para pembeli nggak akan beli," imbuhnya.

Hasilnya para pedagang tempe mengaku kehilangan omzet penjualan hingga 50%. Penyebabnya ukuran tempe yang mengecil membuat konsumen mengurangi membeli tempe.

"Biasanya para penjual bisa menjual 60 kg sekarang kami hanya bisa menjual 30 kg saja. Normalnya harga beli kedelai itu hanya Rp 7.000/kg. Saya berharap harga kedelai turun agar kami bisa menjual normal kembali," katanya.

(wij/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads