Vice President Corporate Communications Pertamina Ali Mundakir menjelaskan, sesuai kesepakatan awal ketika utang telah melewati angka Rp 100 miliar, Pertamina harus menghentikan pasokan avtur.
"Memang dihentikan sejak kemarin karena Merpati belum memenuhi komitmennya. Sampai saat ini utangnya telah mencapai Rp 108 miliar. Dulu ada perundingan lialibilities tidak boleh di atas Rp 100 miliar," ucap Ali kepada detikFinance, Sabtu (31/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di atas itu kita hentikan. Kemarin itu Surabaya dan Jogja. Surabaya hari ini sudah mulai dipasok dan yang belum masih di Jogja," sebutnya.
(feb/ang)











































