"Saya itu pokonya sudahlah cinta rupiah. Saya sungguh mendorong berapapun punya jadi rupiah," ucap Hatta saat di temui di kantornya, Jl. Lapangan Banteng Jakarta, Selasa (3/9/2013).
Terkait adanya transaksi di dalam negeri yang masih menggunakan mata uang asing, Hatta mengaku hal tersebut telah diatur di dalam Undang-Undang. Setiap transaksi di dalam negeri harus menggunakan rupiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait nilai kurs rupiah terhadap dolar AS yang telah tembus angka Rp 11.000, Hatta enggan mengomentari besaran tersebut.
"Saya tidak mau komentar itu level yang aman berapa. Biarlah BI yang penting stabilitas," jelasnya.
Namun untuk menjaga agar nilai kurs rupiah terhadap dolar tidak bergerak fluktuatif, pemerintah menjaga defisit neraca perdagangan dan memperhatikan besaran inflasi.
"Caranya kita menjaga 2 hal. Yang penting pertama mengurangi current account. Itu jadi perhatian serius. Terus inflasi," sebutnya.
(hen/dru)











































