Pada pertemuan KTT G-20 di Saint Petersburg, Rusia, Putin terlihat tersenyum tipis dan berjabat tangan biasa kepada Obama. Ini menjadi sinyal jelas ada ketegangan di antara mereka, terkait serangan senjata kimia di Suriah.
Saint Petersburg yang dulunya sempat bernama Leningrad atau kota Lenin. Kota ini pernah menjadi ibukota Rusia ketika dipimpin Lenin. Cukup banyak bangunan yang menunjukkan kejayaan Rusia di masa lalu terpampang di kota ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan di Suriah menyelimuti perbincangan dalam pertemuan itu, selain ada juga pertanyaan soal rencana bank sentral AS yaitu The Fed untuk mengurangi program stimulus ekonominya. G-20 merupakan negara yang mewakili dua pertiga populasi dunia dan 90% perekonomian dunia.
Perbincangan seputar situasi Suriah ramai tejadi. Putin, China, Uni Eropa, BRICS (Brasil, Rusia, China, dan Afrika Selatan), serta Paus Francis mengingatkan soal bahayanya rencana intervensi militier di Suriah.
"Aksi militer akan menimbulkan dampak negatif pada ekonomi global, khususnya harganya minyak yang akan naik," kata Wakil Menteri Keuangan China Zhu Guangyao dikutip dari Reuters, Jumat (6/9/2013).
Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon juga mengatakan, segala bentuk aksi militer harus didukung oleh PBB. "Mari kita ingat, setiap hari yang kita lalui adalah hari di mana banyak penduduk sipil tak bersalah di dunia mati. Jadi tidak ada solusi militer," ujar Ban Ki-moon.
Obama memang menyalahkan pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang emnggunakan senjata kimia berupa gas beracun pada 21 Agustus lalu di wilayah Damaskus. Serangan ini membunuh 1.400 orang. Namun pihak Moskow menilai, Obama belum bisa membuktikan klaim tersebut.
Lalu, Obama juga telah meminta persetujuan Kongres AS untuk melakukan aksi militer dan Prancis menyatakan bersedia mendukung intervensi AS tersebut.
Sadar bahwa dirinya dikritik, Obama sebelum bertemu Perdana Menteri Jepang menyatakan, penggunaan senjata kimia bukan hanya suatu tragedi, tapi juga sebuah pelanggaran hukum internasional. Sampai saat ini belum ada kesepakatan di G-20 soal Suriah.
(dnl/hen)











































