Kenaikan Harga BBM Dilakukan Usai 100 Hari Pemerintah SBY

Kenaikan Harga BBM Dilakukan Usai 100 Hari Pemerintah SBY

- detikFinance
Rabu, 03 Nov 2004 14:23 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Jusuf Anwar kembali menegaskan kenaikan BBM baru akan dilakukan pemerintah setelah 100 hari pertama. Saat ini pemerintah masih melakukan exercise yang reasonable untuk harga minyak.Jusuf Anwar mengutarakan hal itu usai rapat dengan DPD di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (3/11/2004)."Yang pasti sekarang itu sudah harus disosialisasikan ke masyarakat bahwa harga sekarang sudah tidak reasonable sehingga harus ada penyesuaian. Kapan dan berapa besarnya harus dipikirkan secara matang karena memiliki dampak primer dan sekunder, termasuk sosial, ekonomi dan politik," katanya.Untuk itu, lanjut Jusuf, tim yang dibentuk pemerintah masih melakukan exercise mengenai harga minyak yang wajar. Pasalnya hal itu terkait dengan harga minyak Indonesia (ICP). "Jadi masih dibahas mengenai harga pada berbagai jenis minyak. Kita juga hitung berapa defisit dan bagaimana cara menutupnya. Apakah utang ke capital market atau obligasi dalam negeri, jadi tidak bisa grasak-grusuk. Dan soal idealnya kenaikan BBM pada masa bulan madu 100 hari, tidak bijak," kata Jusuf.Kemungkinannya, katanya, penyesuaian harga akan dilakukan Januari-Desember 2005. Menurut Jusuf, pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario dengan asumsi harga minyak mentah US$ 24-34 per barrel. Setiap kenaikan 5,10 dan lebih dari 20 persen. "Jadi nanti akan kita lihat berbagai kemungkinan. Jadi exercise masih jalan, masih dibahas," tukasnya. (nit/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads