Adhi Karya Bingung Izin Monorel Jabodetabek Belum Turun

Adhi Karya Bingung Izin Monorel Jabodetabek Belum Turun

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 11 Sep 2013 15:50 WIB
Adhi Karya Bingung Izin Monorel Jabodetabek Belum Turun
Jakarta - PT Adhi Karya Tbk (ADHI) selaku ketua konsorsium BUMN pengusul monorel Jabodetabek mengaku bingung izin pembangunan monorel belum juga turun. Padahal izin berupa Perpers ini sangat dibutuhkan sebagai landasan pengembangan monorel.

"Padahal persetujuan Kemenhub atas jalur tersebut sudah ada. Saya nggak mengerti lagi kenapa? Orang tidak minta apa-apa ke pemerintah," ucap Direktur Utama Adhi Karya Kiswodarmawan kepada detikFinance, Selasa (11/9/2013).

Monorel Jabodetabek tahap I, nantinya menghubungkan Bekasi Timur-Cawang, Cibubur-Cawang, kemudian Cawang-Kuningan. Untuk kontruksi hingga pembiayaan semuanya dilakukan oleh konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Disebutkan Kiswo, pihaknya tidak bisa memulai pembangunan monorel sebelum Perpers keluar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan di undang-undang kereta api yang mengharuskan persetujuan pemerintah. Dasarnya apa, ini kan moda lintas provinsi, siapa yang bisa konsesi? Konsesi dalam bentuk Perpers," gerutunya.

Monorel Jabodetabek karya konsorsium BUMN ini, nantinya akan terkoneksi dengan monorel yang dikembangkan PT Jakarta Monorail. Kiswo menjelaskan secara desain, moda hingga pembiayaan pihaknya tidak memiliki kendala sama sekali.

"Kendala tidak ada. Cuma pihak pemerintah dalam hal ini Kemenko cs yang lambat," terangnya.

Kemarin Presiden SBY sudah mewanti-wanti supaya investasi pemerintah dan swasta dipercepat supaya bisa segera memulihkan ekonomi Indonesia yang mengalami guncangan. Namun sayang pembangunan monorel yang sudah lama direncanakan saja belum bisa berjalan.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads