Wijaya Karya Garap Jalur Layang MRT Lebak Bulus-Cipete

Wijaya Karya Garap Jalur Layang MRT Lebak Bulus-Cipete

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 11 Sep 2013 16:45 WIB
Wijaya Karya Garap Jalur Layang MRT Lebak Bulus-Cipete
Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) berhasil memenangkan paket kontruksi proyek MRT Jakarta rute layang (elevated). Nilai proyek ini mencapai 8,2 juta Yen dan Rp 1,9 triliun.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya ini bersama konsorsium Kontraktor Tokyu mendapatkan kontrak CP101 & CP102 Costruction of Jakarta Mass Rapid Transit (MRT) Project Surface Section yang ditenderkan PT MRT Jakarta. Rute elevated ini akan menghubungkan Lebak Bulus dan Cipete.

"Untuk konstruksi elevated railway menghubungkan Lebak Bulus dan Cipete akan dikerjakan selama 56 bulan," tulis WIKA dalam siaran persnya seperti dikutip Rabu (11/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui Letter of Acceptance No: 459/DIR-MRT/IX/2013 dan No. 460/DIR-MRT/IX/2013 tanggal 6 September 2013, pada Paket CP101, konsorsium akan mengerjakan pembangunan 1 unit Depo, 1 lot Gedung Fasilitas Depo, Elevated Railway sepanjang 1,2 km dan 1 unit Elevated Station dengan nilai 5,953 juta Yen dan Rp 1,016 triliun.

"Sedangkan pada Paket CP102, meliputi pekerjaan 2 unit Elevated Station dan Elevated Railway sepanjang 4,7 km dengan nilai kontrak 2,238 juta Yen dan Rp 898,19 miliar," jelasnya.

Sebelumnya, WIKA bersama konsorsium mendapatkan 2 dari 3 paket proyek MRT underground tahap I. Yaitu paket CP104 dan CP105.

Pada Paket CP104, konsorsium mengerjakan konstruksi underground dengan kedalaman 30 meter dari Senayan sampai Istora. Proyek underground yang dikerjakan sepanjang 1,8 km sebesar 1,4 juta Yen dan Rp 846,28 miliar.

Sedangkan Paket CP105, yaitu dari Bendungan Hilir menuju Setiabudi dengan panjang jalur sekitar 2 km senilai 1,055 juta Yen dan Rp 959,66 miliar.

(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads