Dana Tol Trans Sumatera Tak Cair, Hatta Minta Dahlan Iskan Rajin ke DPR

Dana Tol Trans Sumatera Tak Cair, Hatta Minta Dahlan Iskan Rajin ke DPR

Maikel Jefriando - detikFinance
Jumat, 13 Sep 2013 16:38 WIB
Dana Tol Trans Sumatera Tak Cair, Hatta Minta Dahlan Iskan Rajin ke DPR
Foto: Ilustrasi Proyek Tol (dok.detikFinance)
Jakarta - Komisi VI DPR menolak memberi dana penyertaan modal negara (PMN) Rp 2 triliun untuk PT Hutama Karya guna pembangunan proyek tol Trans Sumatera. Menko Perekonomian Hatta Rajasa meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan rajin membahas dengan DPR.

Tidak cairnya dana PMN tersebut membuat pembangunan proyek tol Trans Sumatera yang harusnya mulai dibangun bulan ini menjadi tertunda.

"Iya, oleh sebab itu dibahaslah. Dahlan Iskan harus rajin membahas dengan Komisi VI. Karena kenapa Komisi VI merasa kalau ini belum dibahas saya tidak tahu, padahal ini sudah Rp 5 triliun," ungkap Hatta di kantornya, Jakarta, Jumat (13/9/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hatta menyayangkan pembangunan proyek ini harus terhenti di DPR. Padahal, proyek tersebut akan segera dijalankan.

"Kalau ini tidak disetujui DPR berarti tidak bisa dijalankan. Ini yang sayang menurut saya dana sudah ada kita bisa memulai tahun ini," sebutnya.

Pada kesempatan itu, Hatta menyampaikan cara yang terbaik untuk melanjutkan proyek jalan tol adalah, Dahlan Iskan harus segera menyelesaikan dengan Komisi VI DPR.

"Saya sudah tetapkan ruas mulai dari Lampung, ada di Palembang, Dumai ini bisa dimulai sebetulnya. Sekarang marilah aktif diKkomisi VI, apa masalahnya kan Menko Perekonomian tidak bisa melakukan rapat bersama komisi," kata Hatta.

Rencananya setelah Rp 2 triliun tahun ini, tahun depan ada lagi anggaran Rp 5,1 triliun dalam bentuk PMN kepada Hutama Karya untuk pembangunan proyek tol ini. Namun dana ini tetap memerlukan persetujuan Komisi VI DPR.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan UMum (PU) Djoko Kirmanto pernah mengatakan, empat ruas tol di Sumatera rencananya akan mulai dikerjakan akhir September 2013 ini adalah:

  • Tol Medan-Binjai 16,8 km dengan investasi Rp 2 triliun
  • Tol Pekanbaru-Dumai 135 km dengan investasi Rp 14,7 triliun
  • Tol Palembang-Indralaya 22 km dengan investasi Rp 1 triliun
  • Tol Bakauheni-Terbanggi Besar 150 km dengan investasi Rp 13,8 triliun
Ditargetkan paling cepat, salah satu ruas sudah mulai groundbreaking pada September 2013 dan paling akhir di awal 2014, semua ruas telah mulai dikembangkan. Namun rencana ini tampaknya akan tertunda.

(mkj/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads