Laporan dari 1st ICID, Den Haag

Menteri Ploumen: Indonesia Telah Menyalip Belanda

- detikFinance
Rabu, 18 Sep 2013 03:56 WIB
Den Haag - Indonesia mewakili ekonomi yang sedang tumbuh. Tahun lalu Indonesia bahkan telah menyalip Belanda dalam peringkat ekonomi terbesar di dunia.

Demikian Menteri Perdagangan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Belanda Lilianne Ploumen saat menyampaikan keynote speech pada 1st International Conference on Indonesian Development (ICID) 2013 di kampus Institute of Social Studies (ISS), Den Haag 13-14 September 2013.

"Belanda mengagumi keberhasilan Indonesia. Perekonomian Indonesia sangat baik, walaupun malaise sedang berlangsung saat ini," ujar Ploumen.

Menurut Ploumen, dalam aspek pembangunan lainnya Indonesia juga membukukan kemajuan penting dalam waktu satu setengah dasawarsa terakhir.

Kemajuan penting itu antara lain kemiskinan berkurang, kelas menengah meningkat dan stabil, lembaga-lembaga demokrasi terbentuk.

"Dan Indonesia telah menjadi pemain penting di panggung internasional, contohnya sebagai anggota G20," imbuh Ploumen.

Mengutip data The McKinsey Global Institute, Ploumen juga menggarisbawahi masa depan Indonesia yang prospektif.

"Nampaknya masih ada ruang bagi Indonesia untuk tumbuh lebih besar lagi. McKinsey memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia dapat mencapai peringkat ke-7 terbesar di dunia pada tahun 2030," pungkas Ploumen.

The 1st ICID 2013 menampilkan pembicara Felia Salim (Wakil Presiden Direktur BNI), Dr. Faisal Basri (UI), Dr. Warsito P Taruno (Ketua Masyarakat Ilmuan dan Teknologi Indonesia), Dr. Dessy Irawati, FeRSA (President of the International Association of Indonesian Scientist) Prof. Ben White (ISS), Dr. Howard Nicholas (ISS), Dr. Paul Benneworth (University of Twente), Dr. Roel Rutten (Tilburg University), Jan Fransen (Institute for Housing and Urban Development), (President of the International Association of Indonesian Scientist), Prof. Greg Barton (Monash University).

Selain menyelenggarakan diskusi, kegiatan ini juga menyelenggarakan kompetisi essay, kompetisi video klip dan Jinggle BNI. Pemenang kompetisi essay pada The 1st ICID adalah Agung Yoga Sembada (Juara I), I Made Andi Arsana (Juara II) dan Tanita Dhiyaan (Juara III).

Sementara untuk kategori jinggle (Juara I), Jefry Albari Tribowo, Sindy Ernawati (Juara II), Erwin Suryajaya (Juara III),  dan untuk kategori video klip : Ryvo Octaviano (Juara I) dan Hanif Ibadurrahman & Meivi Indira (Juara II).

ICID dihadiri kurang lebih 300 peserta yang berasal dari kalangan pemerintah, akademisi, mahasiswa, profesional Indonesia dari beberapa negara antara lain dari Australia, Belanda, Belgia, Indonesia, Italia, Inggris, Jepang dan Jerman.
(es/es)