Pemerintah Bantu Modal Investor Tol 'Sejuta Kilometer'

Pemerintah Bantu Modal Investor Tol 'Sejuta Kilometer'

- detikFinance
Kamis, 04 Nov 2004 17:22 WIB
Jakarta - Pemerintah akan memberikan bantuan fasilitas pendanaan kepada para investor yang ingin terlibat dalam proyek pembangunan beberapa ruas jalan tol baru di Pulau Jawa yang prosesnya akan dimulai pada 2005.Beberapa jalan tol tersebut adalah ruas Pasuruan-Gempol (Jawa Timur), Cikampek-Cirebon (Jawa Barat), Semarang-Solo (Jawa Tengah) dan ring road Bogor. Semuanya dijadwalkan selesai pembangunanannya dalam tiga tahun ke depan.Demikian disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU) Joko Kirmanto, Kamis (4/11/2004) sore ini usai bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta.Joko menjelaskan bahwa dengan adanya fasilitas pendanaan, bukan berarti pemerintah yang akan mendanai proyek yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 30 triliun tersebut. Melainkan pembangunannya tetap akan dibiayai oleh investor."Investor kalau ingin masuk, kan perlu dana. Nah dana itu yang nanti akan dipinjami oleh pemerintah. Ini lho ada dana, you pinjem dulu buat mengerjakan itu," urainya sambil mengutip pernyataan Jusuf Kalla.Joko menjelaskan, penyediakan fasilitas pendanaan ini didasari pemikiran bahwa jalan tol merupakan salah satu infrastruktur penting untuk mempersingkat jarak satu kota dengan kota lainnya. Dengan demikian diharapkan dapat mendorong perekonomian rakyat di sekitarnya.Karena itua penyelesaianya diharapkan dapat secepat mungkin. Terutama untuk ruas jalan tol yang memang pembangunannya tengah berjalan. Seperti ruas Gempol-Juanda dan Jakarta Outer Ring Road (JORR).Selain ruas-ruas di atas, pemerintah juga merencanakan pembangunan jalan tol di luar Jawa. Beberapa provinsi yang dinilai cukup memungkinkan adalah Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Sumatera Selatan. Pembangunannya diharapkan juga dapat selesai dalam tiga tahun ke depan."Minggu depan sudah ada prioritas ruas mana saya untuk dikerjakan. Proyek ini kami namakan Sejuta Kilometer," imbuh Joko.Lebih lanjut Joko menegaskan, bahwa semua jalur jalan raya untuk arus mudik lebaran, dalam kondisi baik. Jalur jalan sepanjang 5.500 kilometer yang membentang mulai dari Jambi hingga Bali, semua dalam kondisi layak. Termasuk semua jembatan yang ada.Beberapa ruas jalan baru, bahkan telah selesai sebelum arus mudik dimulai. Seperti jalan lingkar Jatibarang-Palimanan dan beberapa jalur alternatifnya. "Sabtu besok, by pass Brebes-Bumiayu sudah mulai dioperasikan, ujarnya.Namun sehubungan dengan dimulainya musim hujan pada bulan ini, Joko mengingatkan adanya beberapa ruas jalan yang tergolong rawan gangguan banjir rutin. Yaitu jalur Banten-Jakarta, Cikampek-Lohbener dan Brebes."Sebagai antisipasi, saya sudah perintahkan dinas PU di daerah dan kontraktor yang sedang bekerja untuk meyiapkan alat-alat beratnya di lokasi rawan itu tadi, "jelas Joko. (nrl/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads