Sinar Mas Bantah Eka Tjipta Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Sinar Mas Bantah Eka Tjipta Jadi Orang Terkaya di Indonesia

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 19 Sep 2013 07:24 WIB
Sinar Mas Bantah Eka Tjipta Jadi Orang Terkaya di Indonesia
Jakarta -

Pendiri Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja masuk jajaran 200 orang terkaya dunia dan nomor satu di Indonesia. Namun pihak Sinar Mas sendiri malah membantah kabar ini.

Manajemen Sinar Mas merasa perlu meluruskan beberapa hal terkait hasil riset dan survei yang menelurkan Bloomberg Billionaires Index tersebut.

Pertama, Sinar Mas bukanlah sebuah perusahaan induk (holding company) sehingga tidak pernah mengeluarkan laporan keuangan secara terintegrasi yang meliputi seluruh pilar bisnis yang ada.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sinar Mas adalah sebuah brand yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan dengan nilai korporasi dan sejarah yang sama, namun masing-masing dari mereka independen dengan manajemen tersendiri.

Perusahaan-perusahaan ini dikelompokkan ke dalam enam pilar bisnis yang terdiri atas pulp dan kertas, agribisnis dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi, serta energi dan infrastruktur.

Sebagian besar perusahaan yang berada di sana berstatus perusahaan terbuka yang terikat oleh prinsip corporate governance, serta regulasi dan ketentuan dari pemerintah Indonesia.

Kedua, Eka Tjipta Widjaja sejak tahun 2004 memutuskan untuk berkonsentrasi pada kegiatan sosial dan tidak terlibat dalam pengelolaan atau duduk dalam struktur manajemen perusahaan yang ada dalam pilar bisnis Sinar Mas.

“Jika terdapat sebuah lembaga yang mengeluarkan hasil perhitungan secara menyeluruh atas aset Sinar Mas, jelas terjadi sebuah kekeliruan di sana mengingat Sinar Mas bukanlah sebuah perusahaan induk. Selain itu Eka Tjipta Widjaja sendiri sejak lama tidak lagi terlibat dalam pengelolaan perusahaan yang berada di bawah brand Sinar Mas, sehingga menempatkan beliau peringkat orang terkaya juga kekeliruan,” ungkap Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto dalam siaran pers, Kamis (19/9/2013).

Ia sendiri mengapresiasi upaya setiap lembaga yang mencoba mengumumkan pencapaian bisnis para pelaku usaha karena hal ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi setiap pelaku usaha khususnya di Indonesia untuk lebih inovatif, kompetitif dan tumbuh menjadi pemain global.

"Namun, kami sangat berharap upaya itu didasari pada riset yang akurat, mendalam, dan obyektif sehingga hasilnya justru tidak menimbulkan kesalahan persepsi," ujarnya.

Seperti diketahui, saat berusia 15 tahun Eka Tjipta memilih kewirausahaan sebagai jalan hidupnya di Makassar, Sulawesi Selatan, persisnya 3 Oktober 1938 silam, kini Sinar Mas berkembang menjadi sebuah brand yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan dengan nilai korporasi dan sejarah yang sama, namun masing-masing dari mereka independen dengan manajemen tersendiri.

Melalui pilar usaha yang bergerak di sektor pulp dan kertas, agribisnis dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi, serta energi dan infrastruktur, Sinar Mas adalah industri nasional yang melibatkan sekitar 300.000 orang karyawan langsung.

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads