General Manager Tol Jagorawi Hardjono Santoso mengatakan, pelebaran jalan dilakukan pada km 27/500 Jakarta arah Bogor sepanjang 9,5 km hingga km 37, dan dan juga di jalur sebaliknya.
"Di ruas tersebut V/C rationya sudah di atas 0,8. Karena di perjanjian usaha kita harus mempertahankan V/C ratio 0,8, atau mendekati. Jadi kita harus ikhtiar melebarkan," kata Hardjono kepada wartawan di tol Jagorawi, Kamis (26/9/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pimpinan proyek pelebaran jalan tol ini, Edward Silitonga menambahkan, Jasa Marga menggelontorkan biaya sekitar Rp 129 miliar untuk proyek yang ditargetkan akan selesai pada akhir tahun 2013 ini.
"Dari arah Jakarta ke Bogor Rp 65 miliar, dan sebaliknya dari Bogor ke Jakarta itu Rp 64 miliar," katanya.
Jalan tol tersebut dilebarkan sepanjang 3,75 meter, sehingga menjadi 4 lajur karena sebelumnya 3 lajur. Proyek ini dikerjakan mulai April tahun ini dan ditargetkan selesai pada Desember tahun ini.
"Sekarang sudah selesai 40%," katanya.
Untuk meningkatkan layanan, Jasa Marga pun telah memasang lampu penerangan LED dengan menggunakan tenaga listrik di sepanjang jalan tol yang panjangnya mencapai 57 km ini.
(zlf/dnl)











































