Tak Hanya Asyik, Ini Bisnis Miliaran Dolar

Bisnis dan Hobi Bernama Video Game (1)

Tak Hanya Asyik, Ini Bisnis Miliaran Dolar

Hidayat Setiaji - detikFinance
Senin, 30 Sep 2013 09:30 WIB
Tak Hanya Asyik, Ini Bisnis Miliaran Dolar
Foto: Gettyimages
Jakarta - Video games dapat diterjemahkan sebagai interaksi antara manusia dengan mesin yang diproyeksikan secara visual melalui tampilan video. Sejak mulai dikenal pada 1940-an, video game kini menjadi industri yang bernilai miliaran dolar.

Menurut lembaga riset DFC Intelligence, pada 2013 pendapatan industri game diperkirakan mencapai US$ 66 miliar, naik dibandingkan 2012 yang sebesar US$ 63 miliar. Pada 2017, industri ini diperkirakan meraup pendapatan US$ 78 miliar.

Dari sisi pabrikan konsol, saat ini terdapat tiga pemain besar yaitu Microsoft dengan Xbox, Sony dengan Playstation, dan Nintendo dengan Wii.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk Xbox, seri 360 yang menjadi andalan sudah terjual lebih dari 77 juta unit sejak diluncurkan pada 2005. Microsoft berencana merilis seri baru yaitu Xbox One bulan depan.

Sementara dari Sony, jagoan saat ini adalah Playstation 3 yang sudah meluncur sejak 2006. Hingga akhir tahun lalu, konsol ini sudah terjual lebih dari 77 juta unit. Seperti halnya Microsoft, Sony pun berencana merilis seri baru yaitu Playstation 4 pada Oktober mendatang.

Sedangkan Nintendo saat ini memiliki Wii sebagai andalan. Wii memimpin dari sisi penjualan, karena sejak dirilis pada 2006 konsol ini telah terjual mendekati 100 juta unit.

Dari sisi pengembang game, setidaknya ada empat besar penguasa pasar yaitu Activision Blizzard, Electronic Arts (EA), Take Two Interactive, dan Ubisoft. Keempat pengembang melahirkan sejumlah game ternama.

Pada kuartal II-2013, EA membukukan pendapatan bersih sebesar US$ 495 juta. Produsen game Battlefield dan Madden NFL ini menargetkan pendapatan bersih sebesar US$ 4 miliar untuk tahun ini.

Kemudian Activision Blizzard melaporkan pendapatan bersih pada kuartal II-2013 sebesar US$ 1,05 miliar. Untuk sepanjang 2013, produsen Call of Duty dan World of Warcraft ini menargetkan pendapatan bersih US$ 4,31 miliar.

Sementara Take Two Interactive mencatat pendapatan sebesar US$ 142,7 juta pada kuartal II-2013. Sepanjang 2013, Take Two Interactive menargetkan penjualan US$1,2 miliar. Penjualan game laris Grand Theft Auto V pada kuartal III diperkirakan membuat target tersebut bisa tercapai.

Sedangkan Ubisoft mengakhiri tahun fiskal 2012/2013 pada Mei lalu dengan pendapatan sebesar 1,3 miliar euro. Untuk tahun fiskal 2013/2014, produsen asal Perancis pembuat game Assasin’s Creed ini menargetkan pendapatan sebesar 1,4 miliar euro.

(DES/DES)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads