Gapoksi Kunjungi Industri Gula Rakyat di Lampung
Sabtu, 06 Nov 2004 14:47 WIB
Jakarta -
Meski hari libur, anggota DPR di Gabungan Kelompok Fraksi (Gapoksi) tetap bekerja. Mereka berkunjung ke kawasan industri gula rakyat di Propinsi Lampung."Banyak hal menarik yang kami temui," kata Wakil Ketua Gapoksi Zulkifli Hasan kepada detikcom saat berbincang-bincang melalui telepon, Sabtu (6/11/2004).Sebagai contoh soal dana pembinaan yang dialokasikan dalam APBD Propinsi Lampung. Menurut Zulkifli, dana pembinaan yang disediakan pemda Lampung untuk pengusaha kecil dan menengah setempat sangat kecil."Dana pembinaan yang disediakan hanya Rp 70 juta, ini jumlah yang sangat kecil. Seharusnya paling tidak 1 persen dari total dana APBD yang ada," kata Zulkifli.Masalah lainnya yang ditemukan adalah di bidang pemasaran. Menurut Zulkifli, hal ini yang menjadikan pendapatan pengusaha gula di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, tidak maksimal."Mereka tidak bisa memasarkan sendiri hasil produksi langsung ke pembeli. Mereka harus menjual barang dagangannya ke tengkulak sehingga pendapatannya jauh berkurang," ungkap Zulkifli.Zulkifli yang juga anggota Komisi VI DPR ini mengatakan, pihaknya akan meminta pemerintah mencari jalan keluarnya. Sehingga, kata Zulkifli, pengusaha kecil dan menengah di berbagai daerah bisa bertahan hidup."Mereka mengaharapkan kemudahan akses kredit untuk modal dan adanya pembinaan manajemen. Misalnya di bidang pemasaran atau penyuluhan. Paling tidak ada pengarahan," tukas Zulkifli.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































