Kalau soal deflasinya, Hatta mengatakan deflasi ini memang ssudah diprediksi pemerintah sejak awal bulan. "Deflasi, ini yang sudah saya perkirakan sejak awal bulan lalu, Sepember kita akan deflasi, kalaupun inflasi angkanya hanya 0,1-0,2%," ujar Hatta ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (1/10/2013).
Di September 2013, kata Hatta, neraca perdagangan Indonesia surplus dan ini harus dipertahankan. Terutama adalah untuk terus meningkatkan ekspor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang membuat saya gembira lagi, terjadi penurunan growth konsumsi BBM kita, biasanya pertumbuhan konsumsi BBM mencapai 6-8%, sekarang ini di bawah itu," ucapnya.
Mengapa Hatta gembira konsumsi BBM turun September ini? Karena keputusan pemerintah menaikkan harga BBM subsidi sangat tepat.
"Artinya apa? Keputusan pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM subsidi (Juli) ternyata tepat, konsumsi BBM turun, ada kesadaran baru masyarakat kita, walaupun sekarang masih menghadapi persoalan nilai tukar rupiah, namun ini akan memperbaiki fiskal kita, neraca keuangan kita lebih baik terutama defisit anggatan kita yang Juli lalu mencapai sekitar US$ 2 miliar," cetus Hatta.
(rrd/dnl)











































