Pemerintahan AS Tutup, Ini Akibatnya

Pemerintahan AS Tutup, Ini Akibatnya

Herdaru Purnomo - detikFinance
Selasa, 01 Okt 2013 16:20 WIB
Pemerintahan AS Tutup, Ini Akibatnya
Foto: Reuters
Washington - Pihak Gedung Putih memerintahkan seluruh kantor pemerintahan berhenti beroperasi setelah pihak Kongres tidak menyetujui anggaran baru hingga batas waktu yang ditentukan. Untuk pertama kalinya sejak 17 tahun yang lalu pemerintah AS kehabisan uang!

Pihak legislatif tidak menyetujui anggaran baru, yang isinya antara lain menaikan batas utang pemerintah sehingga bisa menjalankan negara. Saat ini, kas pemerintah AS menipis karena tidak diperbolehkan menambah utang, untuk menjalankan sejumlah program baru Presiden Barack Obama. Alhasil, hampir satu juta PNS di AS akan dirumahkan.

"Kerja keras rakyat Amerika yang telah bersusah payah akan percuma. Ini tidak boleh terjadi! Saya ulangi, ini tidak boleh terjadi! Dan semua harus dicegah," kata Obama saat Kongres menyatakan untuk menolak anggaran baru, Selasa (1/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan Kongres itu diambil setelah Presiden AS Barack Obama menolak permintaan Partai Republik agar pemerintah menunda UU Perawatan Kesehatan selama setahun alias Obamacare.

PNS AS akan dirumahkan tanpa kompensasi setelah lobi-lobi politik kongres antara Partai Republik dan Demokrat gagal menghasilkan kesepakatan.

Apa saja yang terjadi di AS? Berikut beberapa penjelasan dalam artikel yang dikutip HeraldSun, AFP, dan CNN, Selasa (1/10/2013).

Pemandangan 'Menyeramkan' di Washington DC

Pemandangan di Washington DC bisa dibilang menyeramkan. Pasalnya, beberapa tempat wisata populer di Ibu Kota akan ditutup termasuk FDR Memorial, The Kennedy Center for Performing Arts, Perpustakaan Kongres, Lincoln Memorial, Arsip Nasional, Kebun Binatang Nasional dan semua Museum.

Tak ada pekerja yang rela menjaga tempat itu semua karena gaji yang tidak akan dibayarkan.

Dolar Langsung Jatuh

Dolar AS langsung jatuh terhadap sejumlah mata uang di Asia. Siang ini, dolar AS di Tokyo berada di level 98,16 yen, turun dari sebelumnya 98,7 yen. Penutupan pemerintahan AS ini memicu ditutupnya sejumlah kantor pemerintahan.

"Dampak ekonomi (dari penutupan pemerintah) tidak jelas. Itulah mengapa para investor melepas aset dolarnya," ujar Kepala Forex HSBC Jepang Kosuke Hanao dikutip dari AFP, Selasa (1/10/2013).

Tak hanya dengan yen, dolar juga melemah dibandingkan mata uang lainnya di Asia Pasifik. Di India, dolar melemah dari 62,78 rupee menjadi 62,35 rupee. Demikian juga di Singapura, dolar melemehan dari SGD 1,257 menjadi SGD 1,2531. Di Indonesia, dolar melemah dari Rp 11.655 menjadi Rp 11.239.

Gaji PNS Tidak Akan Dibayar

Sebanyak 1 juta PNS di AS tidak akan dibayar gajinya. Mereka masuk itungan cuti panjang sampai ada kejelasan dana anggaran masing-masing Kementerian.

The White House Sepi

Fasilitasnya masih akan dibuka bagi para pekerja meskipun di kedua tempat ini hanya dijaga oleh beberapa staf yang tidak dibayar. White House atau Gedung Putih merupakan lokasi tempat Presiden AS bekerja.

Pekerja NASA Ikut Dirumahkan

Operasional stasiun luar angkasa masih berjalan walau nantinya banyak kendala. NASA tetap mengoperasikan International Space Station meskipun tanpa pekerja. Karena 18.000 pekerjanya harus dirumahkan tanpa mendapatkan gaji sepeser pun.

Gangguan di Lembaga Keamanan AS (National Security)

Instansi keamanan AS ini bakal terkendala. Terutama pekerja yang bertugas di perbatasan AS dan petugas screening di airport. Maukah mereka bertugas jika tidak digaji?

Staf Pentagon Tidak Digaji

Hampir setengah dari 800.000 PNS pemerintah AS bekerja di Kementerian Pertahanan. Para pekerjanya tidak akan mendapatkan gaji karena tidak lagi ada anggarannya.

Pentagon adalah markas Kementerian Pertahanan AS di Arlington, Virginia dekat Washington D.C. Pentagon adalah kantor utama angkatan bersenjata AS.
Halaman 2 dari 8
(dru/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads