Pihak legislatif tidak menyetujui anggaran baru, yang isinya antara lain menaikan batas utang pemerintah sehingga bisa menjalankan negara. Saat ini, kas pemerintah AS menipis karena tidak diperbolehkan menambah utang, untuk menjalankan sejumlah program baru Presiden Barack Obama. Alhasil, hampir satu juta PNS di AS akan dirumahkan.
"Kerja keras rakyat Amerika yang telah bersusah payah akan percuma. Ini tidak boleh terjadi! Saya ulangi, ini tidak boleh terjadi! Dan semua harus dicegah," kata Obama saat Kongres menyatakan untuk menolak anggaran baru, Selasa (1/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PNS AS akan dirumahkan tanpa kompensasi setelah lobi-lobi politik kongres antara Partai Republik dan Demokrat gagal menghasilkan kesepakatan.
Apa saja yang terjadi di AS? Berikut beberapa penjelasan dalam artikel yang dikutip HeraldSun, AFP, dan CNN, Selasa (1/10/2013).
Pemandangan 'Menyeramkan' di Washington DC
|
|
Tak ada pekerja yang rela menjaga tempat itu semua karena gaji yang tidak akan dibayarkan.
Dolar Langsung Jatuh
|
|
"Dampak ekonomi (dari penutupan pemerintah) tidak jelas. Itulah mengapa para investor melepas aset dolarnya," ujar Kepala Forex HSBC Jepang Kosuke Hanao dikutip dari AFP, Selasa (1/10/2013).
Tak hanya dengan yen, dolar juga melemah dibandingkan mata uang lainnya di Asia Pasifik. Di India, dolar melemah dari 62,78 rupee menjadi 62,35 rupee. Demikian juga di Singapura, dolar melemehan dari SGD 1,257 menjadi SGD 1,2531. Di Indonesia, dolar melemah dari Rp 11.655 menjadi Rp 11.239.
Gaji PNS Tidak Akan Dibayar
|
|
The White House Sepi
|
|
Pekerja NASA Ikut Dirumahkan
|
|
Gangguan di Lembaga Keamanan AS (National Security)
|
|
Staf Pentagon Tidak Digaji
|
|
Pentagon adalah markas Kementerian Pertahanan AS di Arlington, Virginia dekat Washington D.C. Pentagon adalah kantor utama angkatan bersenjata AS.
Halaman 2 dari 8











































