Pemerintah AS Tutup, Ketua ABAC: Dunia Dalam Krisis

Pemerintah AS Tutup, Ketua ABAC: Dunia Dalam Krisis

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 03 Okt 2013 11:10 WIB
Pemerintah AS Tutup, Ketua ABAC: Dunia Dalam Krisis
Nusa Dua - Penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) telah membawa kabar buruk bagi perekonomian global, termasuk Indonesia. Ketua Apec Business Advisory Council (ABAC) Wisnu Wardhana bahkan menyebut dunia tengah dalam krisis saat ini.

"Jadi sebenarnya dunia is in crisis sekarang. If you see apa yang terjadi di Eropa, di Amerika, dan di Indonesia juga," kata Wisnu usai menghadiri agenda Apec Voices of Future di Hotela Ayana, Kamis (3/10/2013)

Ia menuturkan, dulu terjadinya krisis memiliki rentang waktu yang cukup panjang. Biasanya jika hari ini terjadi krisis, maka dimungkinkan terjadi lagi pada 8 sampai 10 tahun ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nah, dulu krisis itu 10 tahunan atau 8 tahunan. Tapi krisis ini 2008 AS, 2010 Eropa krisis, 2012 china slowing down, dan 2013 baru 2 bulan lalu kita kena dampaknya kan," jelasnya.

CEO Indika Energi ini mengatakan harus ada perubahan dalam konsep berbisnis kedepan.

"Jadi bisnis model ke depan itu harus completely different than we are today. Karena dunia is become more interconnected, jadi apapun bisa berubah demikian cepat," jelasnya.

Dalam agenda APEC kali ini, menurut Wisnu hal tersebut bisa dilakukan. Semua negara bisa melemparkan isu-isu yang layak untuk dibahas, hingga terciptanya solusi yang bermanfaat untuk semua negara.

"APEC di sini harus mampu meng-adress masalah-masalah itu ke depan," sebutnya.

(mkj/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads