Hal tersebut dikatakan oleh Dr Alan Bollard, Executive Director of the APEC Secretariat dalam acara Press Conference di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, Kamis (3/10/2013).
"Sebagai negara berkembang, negara-negara di APEC melihat pertumbuhan infrastruktur ke depan. Infrastruktur akan mengundang banyak pembahasan dan diskusi," kata Alan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"10 hari lalu kami di sini bersama Menteri Keuangan membicarakan kebijakan, dan pertumbuhan infrastruktur. Kami harap dalam pertemuan nanti dihasilkan dan dibicarakan mengenai infrastruktur, bagaimana institusi antar negara bisa saling bekerja sama," katanya.
Senada dengan Allan, Director of the APEC Policy Support Unit Dr Denis Hew mengatakan, infrastruktur telah menjadi isu yang cukup krusial dalam pembahasan antar pemimpin negara-negara ini nanti. Tak hanya di Indonesia, negara lain pun terus mengembangkan sektor ini.
"Negara-negara APEC akan membahas persoalan infrastruktur. Banyak negara yang akan memperkuat sektor infrastrukturnya,"
Pertemuan para kepala negara se-Asia Pasific tanggal 7-8 Oktober nanti pun diharapkan bisa menjadi titik tolak pengembangan investasi di setiap negara.
"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan bahwa APEC mempercepat dan mendorong pertumbuhan investasi," tutup Hew.
(zlf/dru)










































