Peternak Tuding Pedagang Jadi Penyebab Harga Daging Ayam Melonjak

Peternak Tuding Pedagang Jadi Penyebab Harga Daging Ayam Melonjak

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 03 Okt 2013 13:49 WIB
Peternak Tuding Pedagang Jadi Penyebab Harga Daging Ayam Melonjak
Jakarta -

Harga daging ayam di tingkat pengecer di Jakarta masih tinggi berkisar antara Rp 32.000-34.000/kg. Padahal normalnya harga daging ayam hanya Rp 22.000-24.000/kg.

Ketua Umum Federasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) Don P. Utoyo mengatakan salah satu penyebab tingginya harga daging ayam karena ulah para pedagang daging ayam yang memainkan harga sehingga harga tidak wajar.

"Pedagang ini yang bikin gaduh, keuntungannya sedikit katanya. Padahal peternak yang justru ditekan terus sehingga untungnya sedikit. Harga daging ayam di peternak itu hanya Rp 14.000/kg," kata Don saat ditemui di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (3/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan mengaku kenaikan harga daging ayam saat ini tidak wajar. Biasanya sesuai pola yang terjadi setiap tahun, harga daging ayam terus turun usai pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri.

"Biasanya harga ayam jatuh dan harga day old chick (DOC) nya turun dan ini menjadi titik kulminasi setelah Lebaran mulai turun harganya. Pengamatan saya, harga ayam kok nggak turun. Dulu kekhawatirannya begitu. Saat ini harga di peternak Rp 14.000/kg di pedagang kok sudah Rp 32.000/kg," katanya.

Rusman berpesan agar Kementerian Perdagangan (Kemendag) tidak buru-buru untuk melakukan impor daging ayam untuk meredam harga.

"Pemerintah nggak bisa sendiri menangani masalah ini. Pemangkasan mata rantai menjadi perhatian kita kemudian juga masalah prilaku.
Kemendag kita ajak diskusi dulu sampai ke bawah. Harganya juga yang harus dilihat. Jangan terburu-buru untuk impor lah," cetus Rusman.

(wij/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads