Pemerintahan AS Tutup, Dino: Jangan Terlalu Dikhawatirkan

Pemerintahan AS Tutup, Dino: Jangan Terlalu Dikhawatirkan

Rista Rama Dhany - detikFinance
Kamis, 03 Okt 2013 18:31 WIB
Pemerintahan AS Tutup, Dino: Jangan Terlalu Dikhawatirkan
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Kondisi tutup atau berhentinya pemerintahan Amerika Serikat (AS) karena belum disetujuinya anggaran oleh Kongres tidak perlu terlalu dikhawatirkan oleh Indonesia. Kondisi ini hanya terjadi sementara saja.

"Sebanyak 77% perusahaan AS sudah menyatakan kepada saya tetap akan melanjutkan rencana mereka investasi di Indonesia. Apalagi investor AS memprediksi ini (penutupan pemerintahan) tidak akan berlangsung lama. Karena AS sudah 17 kali begitu. Jadi jangan terlalu dikhawatirkan," ujar Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal di kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Kamis (3/10/2013).

Namun Dino mengakui, dengan penutupan pemerintahan ini, Indonesia harus menjaga investasi AS di dalam negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya rasa ini tidak lama, karena akan berdampak ekonomi dunia. Tugas kita bagaimana memberikan rasa percaya diri investor yang investasi di Indonesia," kata Dino.

Di tempat yang sama, Presiden Direktur Chevron Indonesia Hamid Batubara mengatakan, penutupan pemerintahan AS tidak berpengaruh ke perusahaan migas asal AS tersebut. "Semua berjalan normal, kita masih beroperasi dengan sangat-sangat normal. Rencana kerja juga masih berjalan," ujar Hamid.

Dia tidak mau berspekulasi soal apa yang akan terjadi bila penutupan pemerintahan AS ini berjalan lebih lama.

(dnl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads