Jerman Siapkan Debt Swap Bagi Pembangunan Kereta Listrik RI

Jerman Siapkan Debt Swap Bagi Pembangunan Kereta Listrik RI

- detikFinance
Senin, 08 Nov 2004 11:43 WIB
Jakarta - Pemerintah Jerman menyiapkan program konversi utang atau debt swap senilai 52 juta Euro untuk pembangunan kereta listrik di Indonesia. Rencananya, penandatanganan kerjasama itu akan dilaksanakan pada akhir tahun ini. Demikian disampaikan oleh KfW Senior Vice Presiden untuk Asia dan Erope Norbert Kloppenburg di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/11/2004).Menurut Norbert, program itu selain ditujukan untuk pembangunan kereta listrik di Jabotabek yang jumlahnya mencapai 10 buat, juga akan digunakan untuk memperbaiki kereta yang ada, renovasi stasiun dan renovasi jalur rel. Hal senada juga diungkapkan oleh Dirjen Perbendaharaan Depkeu Mulia Nasution. Menurutnya, pelaksanaan proyek itu nantinya akan dibantu Jerman dengan mendatangkan Technical Assitant. "Dalam tahun ini diharapkan bisa diteken perjanjiannya. Pengadaan 10 kereta listrik itu akan dibuat disini dengan join pihak Jerman sebagai technical assistant. Jadi tidak serta merta diimpor," kata Mulia.Sementara itu Deputi V Menko Perekonomia Jannes Hutagalung mengungkapkan, saat ini selain debt swap dengan Jerman, pemerintah juga akan mengadakan debt swap dengan Inggris, Perancis dan Itali. Sedangkan negara yang menyatakan minatnya adalah Belanda meski sejauh ini belum ada realisasi. "Untuk Jepang sebagai kreditur terbesar hingga saat ini belum bisa menyatakan kesediaannya untuk debt swap," tegas Jannes.Jannes menyatakan bahwa debt swap dengan Jerman merupakan debt swap paling mudah dibandingkan dengan negara-negara lain. Dicontohkan Jannes, program debt swap dengan Inggeis yang rencananya digunakan untuk pengadaan 1000 bus dan proyek Rumah susun di Jakarta sejauh ini belum bisa direalisasikan karena Inggris menghendaki adanya pihak ketiga. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads