Lebaran, Natal, Tahun Baru
Ical: Stok Pangan & BBM Aman
Senin, 08 Nov 2004 14:47 WIB
Jakarta - Menko Perekonomian Aburizal Bakrie menyatakan, situasi ekonomi, sosial, keamanan menghadapi lebaran, cukup kondusif, terkendali dan aman."Harga, kesediaan barang, pengangkutan, semua dalam keadaan siap. Beras yang merupakan makanan utama, ada surplus 2,6 juta ton, meskipun kita stop impor beras sejak awal 2004," urai Ical, panggilan menteri berkacamata ini, dalam jumpa pers usai rapat kabinet lengkap di kantor Presiden, Jl.Medan Merdeka Utara, Jakpus, Senin (8/11/2004).Dijelaskan, di Bulog, saat ini juga tersedia beras sebanyak 2,02 juta ton. Gula juga kelebihan 470 ribu ton, minyak goreng kelebihan 700 ribu ton. "Sehingga stok pangan menghadapi Lebaran, Natal dan Tahun Baru, aman," tandasnya.Menyangkut distribusinya, diharapkan tidak mengalami kemacetan. "Dalam distribusi, karena kebutuhan sangat meningkat, harga akan naik. Diperkirakan kenaikan antara 5-10%," ungkap Ical.Untuk stok BBM, secara nasional cukup untuk 19,1 hari. Sayangnya, untuk listrik, ada beberapa daerah yang kemungkinan akan terjadi pemadaman sementara, terutama di luar Jawa, yaitu Kalbar, Kaltim, Sulsel, dan Sultra.Menhub Hatta Rajasa menambahkan, pemerintah menyediakan 30 ribu bus dan KA berjumlah 238 gerbong dengan daya angkut 2,7 juta orang untuk arus mudik dan balik. Juga dilibatkan 8 kapal milik TNI AL.Dephub melalui Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) akan mengeluarkan informasi tentang cuaca setiap 6 jam ke depan. "Ini untuk membantu arus mudik," kata Hatta.
(nrl/)











































