Dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai tutupnya pemerintahan AS, yaitu soal anggaran pemerintah 2013-2014. Sayangnya poin tersebut gagal mencapai kesepakatan.
Tapi ada satu poin yang disepakati yaitu anggaran untuk gaji PNS yang sudah dirumahkan sementara saat ditutupnya pemerintahan. Sebanyak 407 anggota Kongres setuju, sedangkan 25 anggota lainnya memilih abstain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proposal ini baru akan disahkan dalam pertemuan kongres berikutnya. Para anggota Senat AS dari Partai Demokrat belum berkomentar atas usulan ini. Namun Gedung Putih sudah memberikan sinyal yang positif.
"Pegawai federal sudah banyak membantu negara dengan memberikan pelayanan yang menyokong ekonomi dan keamanan keluarga di Amerika," kata Gedung Putih dalam keterangan tertulis seperti dikutip CBS, Senin (7/10/2013).
"Pemerintah menyambut baik terhadap langkah anggota Kongres ini dan sangat menanti disahkannya usulan ini," tambahnya.
Seperti diketahui, akibat ditutupnya pemerintahan AS sejak Selasa 1 Oktober 2013, sekitar 800.000 pegawai federal atau PNS harus dirumahkan sementara tanpa digaji. Tapi sebanyak 533 anggota Kongres AS alias DPR yang menyebabkan ditutupnya pemerintahan tetap akan dapat gaji.
Alhasil banyak warga AS yang DPR di negaranya yang tergabung dalam Kongres tidak digaji selama pemerintahan tutup. Wakil rakyat dinilai tidak adil karena banyak PNS tidak terima gaji gara-gara kelakukan kongres yang menyebabkan kegiatan pemerintahan terhenti.
Pegawai federal yang dirumahkan merupakan yang biasa bertugas di sektor pemerintahan yang tidak krusial, seperti taman, monumen, dan museum nasional.
Namun ternyata bukan hanya PNS saja yang dirumahkan. Para pegawai swasta juga kena imbas ditutupnya pemerintahan. Pasalnya, perusahaan mereka yang terikat proyek dengan pemerintah juga dihentikan.
(ang/dnl)










































