"Ini pertama kali kita menerbitkan obligasi SUN (Surat Utang Negara) dalam bentuk valas. Tujuannya adalah untuk menyerap dolar yang ada di domestik, tapi kelihatannya instrumennya kurang ada selama ini," ungkap Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Robert Pakpahan saat konferensi pers di Gedung Frans Seda Kompleks Kementerian Keuangan Jakarta, Senin (7/10/2013).
Menurut rencana, penerbitan SBN valas di pasar domestik akan dilakukan awal November 2013. Nantinya pemerintah berharap dapat meraup US$ 500 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini pemerintah masih mempersiapkan skema mulai dari pembayaran hingga sistem terutama dari sisi standar operasional prosedurnya (SOP).
"Penyiapan sop-nya karena ini baru pertama kali, ini lelang biasa, tapi menggunakan dolar, perlu sistemnya baru, sistemnya dolar. Disamping itu ada beberapa aturan yg tenyata perlu kita rapikan, jadi perlu ditunda 1-2 minggu," jelasnya.
(wij/dru)










































