Rencananya groundbreaking MRT tahap awal di mulai pada paket jalur konstruksi bawah tanah (under ground). Jalur bawah tanah MRT mencakup Bundaran Senayan hingga Bundaran HI mencakup 6 stasiun. Kontruksi proyek MRT dinilai telah terlambat 2 tahun dari jadwal.
"Proyek ini sudah mengalami keterlambatan lebih dari 2 tahun karena itu harus dilakukan berbagai percepatan agar tahap konstruksi bisa segera dimulai," ucap Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami saat press conference persiapan groundbreaking MRT Jakarta di Ball Room Hotel Pullman Jakarta, Senin (7/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu mengenai, rute jalur elevated atau layang MRT sepanjang jalur Lebak Bulus-Sisingamangaraja, proses kontruksi dimulai paling lambat akhir 2013. Kontruksi dilakukan setelah penyerahan detail engineering design (DED) dari kontraktor pemenang tender. Namun tanda tangan kontrak akan dilakukan pada 10 Oktober 2013 bersamaan dengan konstruksi paket bawah tanah.
"Konstruksi segera 10 Oktober tanda tangan. Terus mereka ajukan uang muka dan DED. Kalau bisa sebelum akhir tahun untuk elevated (ground breaking)," sebutnya.
Proyek MRT tahap I dari Lebak Buluh-Bundaran Hotel Indonesia sepanjang 15,7 Km ini, untuk konstruksi awal dimulai pada titik Dukuh Atas di Jalan Tanjung Karang, Jakarta Pusat. Kontruksi proyek ini bakal memakan waktu hingga tahun yakni mulai dari Oktober 2013 hingga Mei 2019.
(feb/hen)











































