Menlu AS: Korupsi Memperlambat Pertumbuhan Ekonomi

Menlu AS: Korupsi Memperlambat Pertumbuhan Ekonomi

Zulfi Suhendra - detikFinance
Senin, 07 Okt 2013 17:57 WIB
Menlu AS: Korupsi Memperlambat Pertumbuhan Ekonomi
Foto: John Kerry (dok.detikFinance)
Nusa Dua - Persoalan korupsi menjadi perhatian semua orang di dunia, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry. Kerry menganggap, korupsi sangat berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Mewakili Presiden Barack Obama di acara KTT APEC 2013 CEO Summit, Kerry memaparkan beberapa dampak negatif yang besar yang disebabkan oleh praktik korupsi di suatu negara.

"Korupsi menghancurkan pasar kita, merendahkan tata kelola pemerintahan, menakut-nakuti kapital," kata Kerry dalam KTT APEC 2013 di Nusa Dua, Bali, Senin (7/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kerry melanjutkan, praktik korupsi, suap, dan sejenisnya akan memperlambat pertumbuhan ekonomi di sebuah negara, yang akan berujung pada sistem pemerintahan yang rapuh.

"Memperlamban pertumbuhan, dan tidak akan memenuhi standar dunia. Ini menciptakan sistem yang rapuh," katanya.

Dia menyatakan, korupsi menjadi perhatian semua lapisan masyarakat di dunia. Tak hanya petinggi pemerintahan saja, tetapi juga rakyat kecil.

"Di Tunisia adalah aspirasi tukang buah yang memberontak korupsi karena hanya ingin hidup nyaman, anak-anak muda yang sering menggunakan smartphone untuk menyampaikan keluhannya," jelas Kerry.

(zlf/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads