Direktur Keuangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Jaya Tambunan bercerita kualitas emas buatan Indonesia suka diremehkan oleh orang asing, salah satunya adalah warga Singapura
"Waktu itu saya mau pulang dari Singapura ke Indonesia, di Bandara Changi saya lihat ada toko emas yang menjual emas buatan PAM Swiss," cerita Jaya saat ditemui di Soft Opening Butik Emas, di Gedung Antam, Jalan TB Simatupang, Rabu (9/10/2013).
Namun ketika Jaya bertanya kepada penjaga toko emas tersebut soal produk emas Indonesia yang kualitasnya serupa, jawabannya si pedaganga adalah emas Indonesia tidak bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaya mengungkapkan, emas Indonesia seperti emas buatan Antam berlaku di dunia internasional. Bahkan, emas hasil bikinan perusahaan pelat merah itu punya satu sertifikat khusus satu-satunya di ASEAN.
"Emas kami misalnya, kualitasnya terjamin, standar ISO, standar internasional terpenuhi, bahkan emas Antam memiliki sertifikat LBMA yang hanya Antam yang punya di ASEAN, dan emas ini terjamin laku di pasar internasional," ucapnya.
Dengan adanya kemasan baru yang dikeluarkan Antam, yang memiliki security code, barcode tipe QRCode, dijamin kualitas dan keasliannya, Jaya ingin orang Indonesia dan internasional mengenal Antam.
"Kita ingin seluruh orang Indonesia kenal dengan produk emas Antam, tidak hanya orang Indonesia, tapi juga dunia," tutupnya.
(rrd/ang)










































