"Harga tiket masih belum kita tentukan, proyek ini kan masih lama pengerjaanya, jadi nanti saja," ujart Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami ditemui di acara Groundbreaking MRT Jakarta di Jalan Tanjung Karang, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2013).
Dono menambahkan penentuan harga tiket MRT Jakarta ini tidak ditentukan oleh PT MRT Jakarta selaku pelaksana proyek, namun ditetapkan oleh Pemda DKI Jakarta. "Tiket bukan kami yang menentukan tetapi Pemda DKI Jakarta," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan harga tiket MRT Rp 15.000 per orang, maka perseroan akan balik modal dari seluruh investasi yang dikeluarkan MRT tercapai pada 2025.
"Tiket Rp 15.000 itu dengan target BEP pada 2025, tapi ini masih bisa saja berubah," ucapnya.
Seperti diketahui Proyek MRT Jakarta sepanjang 16 Km dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia senilai US$ 1,5 miliar atau setara Rp 15 triliun.
Proyek MRT ini ditargetkan selesai pada Mei 2018 dengan jumlah 7 stasiun layang yang meliputi Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M dan Sisingamangaraja. 6 stasiun bawah tanah diantaranya di Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas dan Bundaran HI.
(rrd/hen)










































