Komisaris Utama PT Jakarta Monorail Edward Soeryadjaya berharap warga Jakarta sedikit sabar karena gangguan tersebut. Menurutnya, proyek ini juga demi kelancaran transportasi di masa depan.
"Ya bersabar. Justru (monorel) hadir sebagai alat transportasi yang andal dan bebas hambatan. Ini jadi solusi dari kemacetan. Kan cuma 3 tahun (pembangunannya)," kata Edward di Kuningan, Jakarta, Rabu (16/10/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi hal-hal seperti itu jangan dijadikan masalah utama. Bisa saja, seperti benerin saluran itu bakal bising. Sama saja ya kayak bangun gedung juga bising. Jadi dipahami ini untuk masyarakat juga ke depannya," kata Banyu pada kesempatan yang sama.
Ia mengatakan, koordinasi lalu lintas juga telah dilakukan dengan beberapa pihak terkait. Seperti pemerintah daerah dan kepolisian. Seiring dengan keinginan pembangunan dipercepat, artinya gangguan lalu lintas dan yang lainnya cepat berakhir.
"Lalu lintas, itu semua sudah koordinasi. Semua sudah dimatangkan. Kita harapkan cepat selesai," sebut Banyu.
Seperti diketahui jalur Green Line sepanjang 14,8 km mencakup Casablanca- Taman Rasuna-Kuningan Sentral-Setia Budi Utara- Karet-Pejompongan-Palmerah-Stasiun Madya-Plaza Senayan-GBK-SCBD-Komdak-Satria Mandala-Gran Melia-Casablanca.
(mkj/dnl)











































