Komisaris Utama PT JM Edward Soeryadjaya mengatakan, pentingnya logo tersebut diluncurkan adalah karena mewakili dari partisipasi semua pihak untuk pembangunan monorel.
"Pergantian logo itu penting, meskipun nggak langsung hasil uang, lambang image dan ekslusivitas perusahaan, mudah diingat, dan hasil kepesertaan semua pihak yang berpartisipasi," ungkapnya di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2013)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana kita mengalihkan mindset dari transportasi yang tidak ramah lingkungan menjadi transportasi yang ramah lingkungan," ujarnya.
Sebelumnya, PT JM juga telah meluncurkan nama untuk monorel yaitu Jakarta Eco Transport atau JET Monorel. Kehadiran logo adalah sebagai pelengkap dari nama yang telah diberikan.
"Untuk melengkapi nama JET Monorel, kami membuat logo yang juga kami resmikan hari ini," kata Direktur Utama PT JM John Aryananda pada kesempatan yang sama.
Tampak hadir dalam acara ini adalah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, mantan Wakil Gubenur Jawa Barat Dede Yusuf, dan mantan Wakapolri Nanan Sukarna. Selain itu juga hadir perwakilan pemerintah pusat, DPR, DPRD, dan Kedutaan Besar China.
(mkj/dnl)











































