Peringatan ini juga seiring dengan hari standar dunia atau world standard day (WSD) yang jatuh pada 14 Oktober 2013. Beberapa negara di dunia juga ikut serta memperingati hari ini.
Menyambut hal tersebut, Badan Standarisasi Nasional (BSN) menyelenggarakan Indonesia Quality Expo 2013. Dalam acara yang digelar selama 3 hari tersebut, diisi dengan pameran dan berbagai seminar soal standarisasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian juga hadir Wakil Menteri Perindustrian Alex Retraubun, Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan, Kepala Badan Standarisasi Nasional Bambang Prasetya, dan Dirjen EBTK Kementerian ESDM Rida Mulyana.
Kepala BSN Bambang Prasetya dalam sambutannya mengatakan, acara ini dibuat untuk menarik perhatian masyarakat untuk aktif dalam pengembangan standar. Kemudian juga memperkuat peranan infrastruktur nasional.
"Keberhasilan mengembangkan standar baru dapat membantu untuk penetrasi pasar terlebih dahulu sebelum para follower mencapainya," ungkap Bambang.
BSN telah menetapkan 9,320 SNI, di antaranya sebanyak 7.561 SNI yang ditetapkan masih berlaku dan sisanya harus dilakukan review ulang dan abolisi yang disesuaikan dengan perkembangan pasar dan Iptek. Dalan 3 tahun terakhir dilakukan sebanyak 88 notifikasi ke WTO yang terkait regulasi teknis Indonesia termasuk rancangan addendumnya.
"Kita juga mendapatkan sekitar 150 enquiry dari negara anggota WTO terkait standar, regulasi teknis dan prosedur penilaian kesesuaian," ujarnya.
(/)











































