Harga Pangan Ini 'Labil' Sepanjang 2013

Harga Pangan Ini 'Labil' Sepanjang 2013

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 17 Okt 2013 13:52 WIB
Harga Pangan Ini Labil Sepanjang 2013
Jakarta - Isu pangan masih menjadi persoalan selama satu tahun terakhir di Indonesia. Seperti persoalan keterbatasan jumlah pasokan yang membuat harganya naik tajam hingga ketergantungan impor.

Kondisi ini kemudian diperburuk dengan tarik-ulur kebijakan di pemerintahan. Bahkan muncul rumor adanya pratek kartel hingga mafia dalam mengatur harga dan pasokan pangan jenis tertentu. Mau tahu apa saja jenis pangan yang harganya bergejolak di 2013. Berikut hasil penelusuran detikFinance, Kamis (17/10/2013).

Daging Sapi

Daging sapi selama 1 tahun terakhir ini menjadi sorotan. Kebutuhan daging yang tinggi tidak diikuti oleh pemenuhan pasokan yang cukup di dalam negeri. Harga daging sapi khususnya di wilayah DKI Jakarta berada di kisaran Rp 90.000 bahkan pernah tembus di atas Rp 100.000 per kg.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan akhirnya mengeluarkan kuota impor daging sapi beku tambahan sebesar 3.000 ton kepada Perum Bulog untuk menstabilkan harga menjelang lebaran 2013. Harga daging sapi pasca impor tambahan pun relatif
tidak berubah. Bahkan muncul tudingan ada permainan mafia pada industri daging sapi.

Bawang

Para ibu rumah tangga dan pengusaha rumah makan sempat dikagetkan dengan melambungnya harga bawang merah dan bawang putih. Seperti harga bawang merah yang sempat menyentuh harga kisaran Rp 50.000 per kg.

Hal ini dipengaruhi gangguan pasokan di sentra penghasil di Brebes. Sementara untuk bawang putih, Indonesia masih sangat tergantung pada impor. Sebanyak 95% kebutuhan bawang putih Indonesia dipasok dari luar negeri. Saat ini harga bawang putih dan merah sudah kembali normal.

Jengkol

Meskipun bukan menjadi makanan pokok, jengkol cukup digemari masyarakat Indonesia. Namun harga jengkol sempat melonjak drastis karena persoalan pasokan membuat masyarakat harus menahan kelezatan jengkol.

Harga jengkol pernah menembus Rp 48.000 per kg pada bulan Juni. Bahkan kenaikan harga jengkol membuat makanan khas ini, diklaim lebih mahal dari harga daging ayam.

Kedelai

Harga kedelai ikut bergejolak selama tahun 2013. Gejolak ini dipengaruhi oleh mahalnya harga impor kedelai. Dari kebutuhan nasional 2,5 juta ton kedelai per tahun, petani dalam negeri hanya mampu memenuhi 700-800 ribu ton per tahun.

Apalagi dengan meroketnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Hal ini ikut mengerek harga impor kedelai. Saat ini harga kedelai di pasaran dijual pada kisaran Rp 10.000 per kg.
Halaman 2 dari 5
(hen/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads