Kondisi ini kemudian diperburuk dengan tarik-ulur kebijakan di pemerintahan. Bahkan muncul rumor adanya pratek kartel hingga mafia dalam mengatur harga dan pasokan pangan jenis tertentu. Mau tahu apa saja jenis pangan yang harganya bergejolak di 2013. Berikut hasil penelusuran detikFinance, Kamis (17/10/2013).
Daging Sapi
|
|
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan akhirnya mengeluarkan kuota impor daging sapi beku tambahan sebesar 3.000 ton kepada Perum Bulog untuk menstabilkan harga menjelang lebaran 2013. Harga daging sapi pasca impor tambahan pun relatif
tidak berubah. Bahkan muncul tudingan ada permainan mafia pada industri daging sapi.
Bawang
|
|
Hal ini dipengaruhi gangguan pasokan di sentra penghasil di Brebes. Sementara untuk bawang putih, Indonesia masih sangat tergantung pada impor. Sebanyak 95% kebutuhan bawang putih Indonesia dipasok dari luar negeri. Saat ini harga bawang putih dan merah sudah kembali normal.
Jengkol
|
|
Harga jengkol pernah menembus Rp 48.000 per kg pada bulan Juni. Bahkan kenaikan harga jengkol membuat makanan khas ini, diklaim lebih mahal dari harga daging ayam.
Kedelai
|
|
Apalagi dengan meroketnya nilai tukar rupiah terhadap dolar. Hal ini ikut mengerek harga impor kedelai. Saat ini harga kedelai di pasaran dijual pada kisaran Rp 10.000 per kg.
Halaman 2 dari 5











































