"Di ajang TEI 2013 di hari pertama, sebanyak 1.076 tenaga kerja Indonesia telah direkrut untuk bekerja di luar negeri dengan jumlah pendapatan sebesar US$ 10,8 juta," ungkap Kasubdit Promosi Kawasan Asia Pasific dan Amerika Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Elfrida Herawati Siregar saat ditemui di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Menurutnya negara yang paling besar merekrut tenaga kerja asal Indonesia adalah Malaysia. Tenaga kerja di bidang konstruksi dan tenaga ahli konstruksi masih diminati dan yang banyak direkrut oleh Malaysia. Sedangkan untuk Arab Saudi, tenaga perawat asal Indonesia banyak diperlukan untuk mengisi tempat yang kosong di rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan tenaga kerja asal Indonesia yang direkrut oleh perusahaan asing, mereka yang mempunyai kemampuan dan keterampilan yang sangat baik.
Para pekerja memperoleh pendapatan/gaji yang sangat baik. Bahkan untuk tenaga kerja di sektor minyak dan gas saja, gaji yang ditawarkan hinga mencapai US$ 8.000/bulan.
"Contohnya tawaran gaji untuk tenaga kerja sektor minyak dan gas saja bisa mencapai US$ 8.000/bulan. Makin lama jasa tenaga kerja yang dicari memang skill-nya yang makin tinggi dengan gaji yang semakin tinggi," cetusnya.
(wij/hen)











































