Follow detikFinance
Kamis 17 Oct 2013, 15:12 WIB

Terlibat Dugaan Suap, Adik Atut Harus Diganti Sebagai Ketua Kadin Banten

- detikFinance
Terlibat Dugaan Suap, Adik Atut Harus Diganti Sebagai Ketua Kadin Banten
Jakarta - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Banten Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan meringkuk di ruang tahanan KPK karena diduga terlibat kasus dugaan suap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Suryo Bambang Sulisto (SBS) mengungkapkan Wawan sebagai Ketua Kadin Banten harus segera dicarikan penggantinya agar proses bisnis di Banten terus berjalan.

\\\"Ketentuan Kadin, harus ada caretaker (pengurus) yang menggantikan tugas-tugasnya. Harusnya bisa jalan,\\\" tegas Suryo saat ditemui di JIExpo Kemayoran Jakarta, Kamis (17\/10\/2013).

Menurut Suryo mekanisme pemilihan ketua Kadin Banten sementara, sudah diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Kadin. Salah satu mekanisme yang dilakukan adalah PAW atau Pergantian Antar Waktu.

\\\"Ada ketentuannya di Kadin dalam AD\/ART. Bisa dipilih caretaker untuk sementara. Tapi kan kita belum tahu, kasusnya masih berjalan,\\\" imbuhnya.

Sesuai dengan peraturan yang sesuai dengan AD\/ART, pihak Kadin Pusat tidak berhak mencampuri urusan Kadin Daerah khususnya Banten. Ia menegaskan yang berhak dan berwenang melakukan perombakan adalah Kadin Daerah bukan Kadin Pusat.

\\\"Yang memilih dari Kadin daerah atau wakil-wakil ketua umum Kadin Banten menunjuk salah satu dari mereka,\\\" cetusnya.

Tubagus Chairi Wardana alias Wawan merupakan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, yang juga suami Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany. Wawan ditangkap pada Rabu (2\/10\/2013) malam karena diduga melakukan penyuapan pada Akil Mochtar terkait Pilkada Lebak.

(wij/hen)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed