Perjalanan Dinas PNS Bengkak Rp 8 T, DPR: Mending Buat Orang Miskin!

Perjalanan Dinas PNS Bengkak Rp 8 T, DPR: Mending Buat Orang Miskin!

Herdaru Purnomo - detikFinance
Senin, 21 Okt 2013 13:45 WIB
Perjalanan Dinas PNS Bengkak Rp 8 T, DPR: Mending Buat Orang Miskin!
Jakarta - Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kecewa saat pemerintah mematok anggaran perjalanan dinas yang cukup tinggi di 2014. Bayangkan saja anggaran perjalanan dinas bengkak 33% atau Rp 8 triliun dari Rp 24 triliun di 2013 menjadi Rp 32 triliun di 2014.

"Wah, kok makin banyak saja perjalanan dinas di tahun 2014. Apa pegawai negeri disuruh kampanye nih jangan-jangan," ungkap Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis sambil tertawa saat berbincang dengan detikFinance, Senin (21/10/2013).

Ia mendesak, pemerintah merevisi anggaran perjalanan dinas tersebut. Termasuk menerapkan efisiensi dengan menyaring kriteria tertentu PNS bisa mengikuti perjalanan dinas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya berharap perjalanan dinas ini bisa dihemat dan masing-masing K/L ada kriteria tentang perjalanan dinas ini. Mana yang termasuk wajib dalam kaitan tugasnya dan mana yang masuk pilihan," ungkap Harry.

"Kalau yang wajib bisa dipangkas hingga 70% maka perjalanan dinas pilihan sekitar Rp 9,6 triliun bisa dihemat dan digunakan untuk program bantuan orang miskin," tegas Harry.

Tahun 2014, pemerintah mematok perjalanan dinas PNS mencapai Rp 32 triliun. Sementara dalam RAPBN tahun 2014, alokasi anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) bagi orang miskin hanya sebesar Rp 5,2 triliun, menjangkau sasaran sebanyak 3,2 juta Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM).
Β 
Sementara anggaran PNPM Mandiri dalam RAPBN 2014 dialokasikan sebesar Rp 14,4 triliun, dengan rincian program PNPM Mandiri perdesaan sebesar Rp 9,3 triliun dengan sasaran 5.260 kecamatan, dan program PNPM Mandiri perkotaan sebesar Rp 2 triliun dengan sasaran 11.066 kelurahan.

(dru/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads