Kepercayaan Bisnis Capai Angka Tertinggi 3 Tahun Terakhir

Kepercayaan Bisnis Capai Angka Tertinggi 3 Tahun Terakhir

- detikFinance
Rabu, 10 Nov 2004 14:14 WIB
Jakarta - Kepercayaan pebisnis pasca terpilihnya presiden dan wakil presiden meningkat tajam ke level tertingginya dalam 3 tahun terakhir. Kepercayaan pebisnis meningkat seiring berakhirnya ketidakpastian pasca terpilihnya presiden dan wapres.Menurut hasil riset dari Danareksa Research Institute (DRI) yang diterima Rabu (10/11/2004), berdasarkan survey yang dilakukan pada Agustus dan September, Indeks Setimen Bisnis (ISB) menyentuk posisi tertinggi dalam tiga tahun yakni pada level 113,9.Kenaikan ISB itu didorong oleh kenaikan kedia komponen ISB yakni Indeks Ekspektasi (IE) yang memecahkan rekor dalam 22 bulan terakhir pada posisi 120,2 dan juga Indeks Situasi Sekarang (ISS) yang menyentuh level 107,5 yang merupakan tertinggi sejak Maret 2001.Sementara kepercayaan pebisnis terhadap presiden dan wakil perseiden yang baru (IKBP) naik 2,3 persen yang menandai antusiasme terhadap lembaran Indonesia baru terutama dalam hal prospek bisnisnya ke depan. Semua komponen IKBP antara lain yang mengukur kemampuan pemerintah untuk menggerakkan ekonomi, menstabilkan kurs, membangung infrastruktur, menjaga keamanan dan menegakkan kontrak bisnis mengalami peningkatan. Menurut DRI, pada CEO merasa optimis terhadap perkembangan ekonomi dimana indeks yang mengukur sentimen pebisnis terhadap prospek ekonomi Indonesia hingga kuartal pertama tahun 2004 menguat 1,5 persen menjadi 93,6 yang merupakan posisi tertinggi dalam 52 bulan terakhir.Diakui, optimisme terhadap keadaan ekonomi makro hingga 6 bulan mendatang belum mengalami peningkatan, namun indikator-indikator perusahaan masih belum mengampakkan optimisme para pemilik perusahaan. Namun untuk indeks yang mengukur keadaan mikro perusahaan maupun industrinya baik saat ini maupun prospeknya kedepan tidak ada yang mengalami peningkatan. Gambaran keadaan perusahaan secara keseluruhan tampaknya masih belum stabil karena masih adanya ganjalan politik beripa transisi dari pemerintahan lama kepada pemerintahan baru yang dapat mempengaruhi lingkungan bisnis. Selain itu terdapat pula kekhawatiran akan prospek kenaikan biaya yang lebih tinggi dari angka penjualan yang dicapai.Meski hasil pemilu telah usai, namun pada CEO menilai segala sesuatunya masih belum pasti untuk kinerja perusahaannya. Optimisme baru akan menyebar saat pebisnis melihat presiden baru dapat memberikan sinyal yang tepat dalam 100 hari kerja pemerintahannya. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads