Ini Saran Pengusaha Agar RI Bisa Kejar Malaysia Soal Peringkat Kemudahan Bisnis

Ini Saran Pengusaha Agar RI Bisa Kejar Malaysia Soal Peringkat Kemudahan Bisnis

Wiji Nurhayat - detikFinance
Selasa, 29 Okt 2013 17:32 WIB
Ini Saran Pengusaha Agar RI Bisa Kejar Malaysia Soal Peringkat Kemudahan Bisnis
Jakarta - Kalangan pengusaha memberikan masukan kepada pemerintah soal upaya memperbaiki peringkat kemudahan berbisnis. Peringkat 'Doing Business 2014' Indonesia masih berada level 120 atau jauh di bawah Malaysia yang masuk 6 besar.

Sekjen Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi Sasmita mengatakan butuh cara khusus agar Indonesia bisa bersaing dan sejajar dengan Negeri Jiran tersebut atau bisa tembus 10 besar dunia.

"Harus ada usaha dan yang penting koordinasi antar pejabat pemerintah terutama menyelesaikan soal birokrasi yang berbelit yang menyebabkan kesulitan investor berinvestasi," ungkap Suryadi kepada detikFinance, Selasa (29/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah dinilainya harus lebih peduli dan mempermudah izin berinvestasi di Indonesia. Salah satu yang bisa dilakukan adalah memotong mata rantai perizinan.

"Pemerintah ini harus peduli. Contohnya izin investasi di Indonesia itu bisa sampai 50 (tahap) kalau disederhanakan jadi 5 atau 10 izin saja itu bisa menjadi daya tarik para investor," imbuhnya.

Kepastian hukum harus diperbaiki oleh pemerintah seperti yang dilakukan Malaysia. Menurutnya pemerintah Indonesia harus lebih tegas memberlakukan peraturan dan tidak main-main atas aturan.

"Kepastian hukum juga harus diperbaiki. Di Malaysia sana kalau sudah hukum gantung ya langsung digantung jadi memang hukum ini nggak boleh main-main," katanya.

Menurutnya diperlukan pemimpin yang tegas agar peringkat kemudahan berbisnis di Indonesia jauh lebih baik dari saat ini bahkan bisa mengalahkan Malaysia. Butuh waktu panjang agar Indonesia bisa jauh lebih baik dari Malaysia.

"Kapan Indonesia bisa salip Malaysia? Tergantung pemimpinnya siapa, kalau pemimpin yang benar-benar memikirkan negara saya optimis 2030 Indonesia bisa masuk peringkat 7 di dunia. Kita punya orang pintar yang banyak, sumber daya alam juga banyak dan umur rata-rata orang Indonesia sangat produktif. Selain tentunya kita butuh banyak pengusaha bukan butuh banyak seorang politikus," cetusnya.

(wij/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads