Jelang Mogok Nasional, Kawasan Industri Cegah Sweeping Buruh

Jelang Mogok Nasional, Kawasan Industri Cegah Sweeping Buruh

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 30 Okt 2013 16:02 WIB
Jelang Mogok Nasional, Kawasan Industri Cegah Sweeping Buruh
Jakarta - Serikat buruh di bawah bendara Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar mogok nasional 2 hari, mulai 31 Oktober dan 1 November 2013. Kalangan pengelola kawasan industri seperti Industri Estate Pulogadung (JIEP), Jakarta Timur menyiapkan strategi agar mencegah terjadinya sweeping.

"Kami sudah koordinasi dengan Kapolres Jakarta Timur, akan menurunkan 500 personil dan Koramil. Kita harapkan berjalan baik," kata Kepala Humas PT JIEP Achmad Maurizal kepada detikFinance, Rabu (30/10/2013)

Maurizal mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, untuk mencegah aksi mogok buruh tak terjadi anarkis, mulai tahun ini pihaknya mengimbau kapada pengelola pabrik di JIEP tak melakukan aksi tutup pintu pabrik. Pemilik pabrik harus tetap memberikan simpati kepada para buruh dan melakukan pendekatan yang humanis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi untuk menghindari sweeping sebaiknya perusahaan memberikan simpatinya terhadap perjuangan buruh, dengan mengirimkan perwakilan buruh yang mau mogok atau demo, menyediakan makanan dan minuman, dan panggung hiburan," katanya.

Maurizal mengakui, kawasan industri JIEP yang memiliki 75.000 buruh, kerap menjadi basis berkumpulnya para buruh di Jabodetabek untuk menggalang massa. Sehingga sebaiknya para pemilik pabrik lebih terbuka dan berkomunikasi dengan para buruh yang akan turun ke jalan.

"Kami mengharapkan perusahaan mendukung, supaya memberikan izin pekerjanya. Kalau menutup pintu, justru akan terjadi insiden, kita pakai pendekatan humanis, jangan sampai menutup pagar, atau sampai memberikan surat teguran," katanya.

Menurutnya, apabila sampai terjadi aksi sweeping, maka rawan aksi anarkis. Pengalaman sebelumnya, terjadi bentrokan fisik antara keamanan pabrik dengan para buruh.

(hen/dnl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads