SBY: Saya Katakan Buruh Murah Sudah Selesai

SBY: Saya Katakan Buruh Murah Sudah Selesai

Mega Putra Ratya - detikFinance
Senin, 04 Nov 2013 17:47 WIB
SBY: Saya Katakan Buruh Murah Sudah Selesai
Bogor - Menanggapi kisruh soal upah minimum 2014 antara buruh dan pengusaha, Presiden SBY ikut menanggapi. Saat bertemu dengan pimpinan Kadin di Istana Bogor, SBY mengatakan era buruh murah sudah selesai saat ini.

Meski begitu, SBY tidak ingin ada aksi kekerasan dari buruh yang menuntut upah tinggi. "Kita ingin buruh sejahtera, perusahaan juga tidak ada PHK. Jangan dibiarkan kalau ada kekerasan yang tidak perlu. Saya katakan buruh murah sudah selesai. Tapi sekali lagi meningkatkan upah buruh sesuai kepatutan dan kemampuan. Ingat harus rasional," tutur SBY dalam pertemuan tersebut, Senin (4/11/2013).

SBY mengatakan, peningkatan upah buruh harus sesuai dengan ukuran kemampuan dunia usaha, dan juga untuk peningkatan produktivitas. Namun jalan untuk menaikkan upah tidak perlu dengan kekerasan Namun harus denga diskusi secara baik-baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan itu, SBY juga mengatakan soal pungutan liar (pungli). Dia menegaskan, bila masih ada pungli yang harus dibayar oleh pengusaha, maka akan ditindak tegas.

"Jadi merasa masih ada pemerasan, pungli, dulu saya bentuk satgas pemberantasan mafia. Dikeroyok saya untuk dibubarkan, macam-macam. Tujuannya untuk itu, siapa yang peras dunia usaha, siapa yang peras siapa, jangan dibiarkan di negeri ini," ujarnya.

SBY mengatakan, kantor Presiden selalu terbuka untuk merespons segala laporan. "Jadi menurut saya, kalau nyata-nyata diperas, diminta ini dan itu, entah penegak hukum atau siapapun, beritahu. Tembuskan ke saya, tembuskan ke Wapres, nggak mungkin kita diamkan," kata SBY.

(dnl/dru)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads